(Penafian: Artikel ini hanya untuk penggunaan ilmiah dan informasi dalam konten berikut telah diproses untuk melindungi privasi pasien)
Abstrak: Pasien, seorang pria berusia 64 tahun, telah ditemukan memiliki hati polikistik selama beberapa dekade tetapi belum diobati. Setelah berkomunikasi dengan pasien mengenai kondisinya, pasien diberikan hepatektomi parsial laparoskopi untuk mengangkat sebagian dari kista yang relatif besar. Setelah operasi, pasien keluar dari rumah sakit dengan gejala yang signifikan.
Informasi dasar】 Laki-laki, 64 tahun
Jenis Penyakit】 Hati polikistik
Rumah Sakit】 Rumah Sakit Rakyat Liaocheng
Tanggal Konsultasi】 November 2021
Rencana pengobatan】 Hepatektomi parsial laparoskopi + dekompresi laparoskopi kista hati
[Masa Perawatan] 1 minggu di rumah sakit, tinjau ulang setelah 6 bulan
Efektivitas】 Ketidaknyamanan dan distensi di perut kanan atas menghilang, menunda perkembangan penyakit
I. Konsultasi awal
Pasien melaporkan bahwa hati polikistik telah ditemukan selama beberapa dekade, tetapi pada awalnya tidak ada gejala dan tidak ada pengobatan, hanya peninjauan rutin. Setelah diperiksa, ia menemukan bahwa jumlah dan ukuran kista di hati polikistik meningkat, tetapi pada saat itu ia tidak memperhatikannya dan tidak menjalani pengobatan khusus. Namun, selama setahun terakhir, sensasi distensi dan nyeri di perut kanan atas terus memburuk, sehingga ia datang ke rumah sakit kami untuk berkonsultasi. Setelah CT scan abdomen dilakukan di klinik rawat jalan, pasien ditemukan memiliki hati polikistik dengan kista terutama terkonsentrasi di hati kiri. Pasien dirawat di rumah sakit untuk perawatan lebih lanjut.
Setelah masuk rumah sakit, pasien menjalani tes fungsi hati dan fungsi ginjal, yang menunjukkan bahwa fungsi hati dan fungsi ginjal pasien berada dalam batas normal; selanjutnya, pasien menjalani pemeriksaan CT abdomen intensif, yang mengungkapkan bahwa hati polikistik pasien terutama terkonsentrasi di bagian kiri hati, terutama kista yang menyatu relatif besar.
II. Riwayat pengobatan
Tergantung pada kondisi pasien, rencana perawatan memiliki 2 arah. Yang pertama adalah pertama-tama mengangkat sebagian hati menggunakan pendekatan bedah laparoskopi invasif minimal untuk mengangkat beberapa kista yang lebih besar dan untuk mengurangi dan memperlambat perkembangan penyakit. Pilihan pengobatan kedua adalah transplantasi hati, yang merupakan pilihan jika diinginkan penyembuhan radikal. Setelah menjelaskan kondisi dan pilihan pengobatan kepada keluarga pasien, keluarga pasien meminta agar dilakukan pembedahan laparoskopi invasif minimal terlebih dahulu untuk mengangkat sebanyak mungkin kista pasien sambil mempertahankan hati yang normal, sehingga pasien menjalani hepatektomi parsial laparoskopi + dekompresi laparoskopi kista hati dengan anestesi umum.
III. Hasil pengobatan
Pasien pulih dengan cepat karena prosedurnya adalah pembedahan laparoskopi invasif minimal dengan trauma bedah yang sangat sedikit. Pasien bangun dari tempat tidur pada hari pertama pasca operasi, buang air besar dan mulai makan pada hari kedua pasca operasi, dan pada dasarnya melanjutkan aktivitas normal pada hari keempat pasca operasi, dengan penurunan yang signifikan pada distensi dan ketidaknyamanan perut bagian kanan atas dan penundaan perkembangan penyakit. CT abdomen pasien diulang dan hasilnya menunjukkan pengurangan kista yang signifikan dibandingkan dengan periode pra operasi, dan pasien merasa puas dengan hasilnya. Pasien dipulangkan setelah 1 minggu dirawat di rumah sakit. Sebelum dipulangkan, pasien disarankan untuk melakukan pemeriksaan tindak lanjut secara teratur, biasanya setiap enam bulan sekali, termasuk tes fungsi hati dan pemeriksaan CT abdomen.
IV. Hal-hal yang perlu diperhatikan
Kami senang bahwa ketidaknyamanan pasien telah berkurang dan perkembangan penyakit telah terkendali setelah perawatan bedah. Pasien disarankan agar setelah keluar dari rumah sakit, mereka harus lebih banyak beristirahat dan secara bertahap meningkatkan jumlah makanan yang mereka makan untuk meningkatkan nutrisi. Penting juga untuk dicatat bahwa karena penyakit ini tidak disembuhkan, kista residu akan terus meningkat atau tumbuh seiring dengan perkembangan penyakit, dan parenkim hati yang normal akan semakin berkurang, yang dapat menyebabkan insufisiensi hati atau bahkan gagal hati, dan jika ini terjadi, transplantasi hati harus dipertimbangkan.
V. Wawasan pribadi
Hati polikistik adalah penyakit bawaan, yang terkait secara genetik dan tidak ada obat yang dapat menyembuhkan. Namun demikian, pada tahap awal perkembangan penyakit, adalah mungkin untuk mengangkat kista melalui pembedahan dan mempertahankan jaringan normal untuk mengurangi dan memperlambat perkembangan penyakit sebanyak mungkin. Karena pasien dalam kasus ini tidak mengalami insufisiensi hati atau gagal hati, maka dilakukan hepatektomi laparoskopi parsial dan dekompresi laparoskopi kista hati, yang menghasilkan pengangkatan sebagian kista, sehingga menunda perkembangan penyakit.