Hingga saat ini, lebih dari 20.000 transplantasi paru-paru telah dilakukan di seluruh dunia, menjadikan ini sebagai pengobatan yang sangat matang. Tidak hanya memperpanjang usia pasien, tetapi juga sangat meningkatkan kualitas hidup. Secara keseluruhan, tingkat keberhasilan prosedur ini bisa mencapai lebih dari 90%, tingkat kelangsungan hidup 3 dan 5 tahun bisa mencapai lebih dari 70% dan 60%, dan sebagian besar pasien dapat kembali bekerja normal setelah operasi. Dengan pembaruan obat anti-penolakan, kelangsungan hidup jangka panjang setelah transplantasi paru-paru semakin meningkat. Sebagai hasilnya, transplantasi paru-paru telah menjadi cara yang aman dan efektif untuk mengobati penyakit paru-paru stadium akhir yang jinak. Komplikasi pasca transplantasi, termasuk infeksi dan penolakan, sudah mapan dengan obat yang efektif untuk pencegahan dan pengobatan. Namun demikian, tindak lanjut pasca-operasi yang ketat dan kerja sama yang erat dengan pasien sangat penting untuk mengurangi komplikasi ini dan meningkatkan hasil.