1. Pembedahan yang tidak terlalu traumatis: Dibandingkan dengan pembedahan terbuka konvensional, pembedahan tulang belakang invasif minimal memiliki sayatan yang lebih kecil dan secara signifikan lebih sedikit kerusakan pada otot-otot paraspinal. Pembedahan terbuka konvensional memerlukan pengupasan dan pencabutan otot-otot punggung bawah secara ekstensif, dan kadang-kadang perlu membuka rongga dada dan perut, yang sangat traumatis bagi pasien, sedangkan bedah tulang belakang invasif minimal secara signifikan lebih tidak traumatis daripada bedah terbuka konvensional. 2. Hasil yang memuaskan: Penelitian telah menunjukkan bahwa banyak pasien bedah terbuka konvensional tidak mengalami pereda nyeri yang signifikan pada punggung bawah setelah operasi, dan pemeriksaan resonansi magnetik pasca operasi menemukan bahwa otot-otot punggung bawah mengalami edema dan jaringan parut yang jelas dalam jangka waktu yang lama setelah operasi, yang terutama disebabkan oleh kerusakan yang berlebihan dari bedah terbuka pada jaringan lunak otot paravertebral. Sebaliknya, operasi tulang belakang invasif minimal memiliki sedikit kerusakan pada jaringan lunak otot paraspinal dan jaringan lunak lainnya, sehingga pasien jarang mengalami nyeri punggung bawah setelah operasi, dan hasil pengobatannya memuaskan. 3, pemulihan cepat: operasi terbuka konvensional karena struktur tulang belakang dan lebih banyak kerusakan pada otot paraspinal, sehingga mudah menyebabkan ketidakstabilan tulang belakang pasca operasi, dan sayatan nyeri lokal berlangsung lama, dan seringkali membutuhkan 1-3 bulan masa pemulihan pasca operasi. Sebaliknya, operasi tulang belakang invasif minimal memiliki lebih sedikit kerusakan pada struktur tulang belakang dan jaringan lunak otot paraspinal, menghasilkan pemulihan yang lebih cepat setelah operasi. 4, lebih sedikit perdarahan bedah: operasi invasif minimal paparan kecil, sayatan kecil, sehingga perdarahan juga sangat kecil, seringkali tidak memerlukan transfusi darah, kondusif untuk pemulihan pasien. 5, sayatan kulit kecil, bekas luka kecil, penampilan lebih indah: sayatan operasi terbuka konvensional tulang belakang lumbal umumnya 10-15cm, kadang-kadang bahkan lebih lama, dan ditambah dengan reaksi jahitan, seringkali jaringan parut sangat besar, penyembuhan seperti kelabang besar, sangat mempengaruhi estetika, terutama bagi wanita yang menyukai kecantikan wanita, seringkali sulit diterima. Bedah invasif minimal, di sisi lain, sayatan umumnya 2-5cm, juga dapat digunakan metode jahitan kosmetik, bekas luka pasca operasi kecil, sangat kondusif untuk estetika. 6, waktu rawat inap yang singkat, dapat mengurangi biaya pengobatan: pasien bedah tulang belakang invasif minimal di rumah sakit setelah tinggal di rumah sakit sebentar, dan dapat melanjutkan pekerjaan lebih awal, yang menghemat sumber daya medis yang terbatas. 7. Lebih mudah untuk menyembuhkan penyakit ketika kambuh dan kambuh lagi: Apakah itu operasi invasif minimal atau operasi terbuka, masalah kekambuhan dan kekambuhan dapat terjadi setelah operasi, sementara operasi invasif minimal mudah untuk dioperasi kembali karena lebih sedikit kerusakan pada tulang belakang dan jaringan, dan kemanjuran operasinya juga baik. Jika paparan yang luas, laminektomi, atau fusi tulang belakang dilakukan, operasi ulang akan sulit dan kurang efektif.