Histeria, juga dikenal sebagai histeria, adalah terjemahan dari histeria. Ini adalah gangguan mental yang umum dengan berbagai manifestasi klinis, yang membuat beberapa orang menyebutnya sebagai “penyakit meniru”. Ini adalah sekelompok gangguan yang disebabkan oleh faktor psikologis yang nyata seperti peristiwa kehidupan, konflik internal atau stres emosional, sugesti atau rujukan diri sendiri, dan memanifestasikan dirinya sebagai gangguan mental transien akut, gangguan fisik (termasuk disfungsi sensorik, motorik, dan otonomik), yang tidak memiliki dasar organik. Penyebab utamanya adalah psikologis dan genetik, tetapi orang dengan ciri-ciri kepribadian histeria seperti emosional, sugestif, berpusat pada diri sendiri, dan kaya akan fantasi rentan terhadap histeria. Gejala utama histeria adalah: (1) Gangguan somatik histeris (histeria transformasional). Gejalanya adalah mati rasa, hipersensitivitas sensorik, kebutaan mendadak, kehilangan pendengaran total secara tiba-tiba; kehilangan suara atau perasaan tersumbat di laring; kelumpuhan tungkai, ketidakmampuan untuk berdiri atau berjalan, tetapi tidak ada atrofi otot; kejang kejang, terjatuh ke tanah, kejang-kejang, seringkali dengan tangan dan kaki yang mengepak, kadang-kadang menarik rambut dan menggigit pakaian. Gangguan psikologis histeris (histeria disosiatif) ditandai dengan ledakan emosi yang tiba-tiba, menangis dan tertawa, membenturkan kepala, menarik rambut, menggigit pakaian, berdebar-debar, berguling-guling di lantai, sering disertai dengan perubahan suasana hati yang cepat dan ekspresi yang dramatis. Ada juga pasien dengan amnesia psikogenik, yang secara selektif melupakan elemen-elemen yang berkaitan dengan trauma atau fase pengalaman tertentu; pasien dengan dysthymia, yang tiba-tiba meninggalkan aktivitas sehari-hari dan mengembara, yang dapat berlangsung selama beberapa hari. Karena histeria adalah gangguan neurologis, terkadang tidak dapat diprediksi, dan karena tidak ada lesi organik, banyak orang percaya bahwa histeria adalah penyakit jahat, dihantui oleh hantu dan dewa, dan mereka berkeliling meminta bantuan kepada dokter dan dewa palsu. Mereka tidak hanya ditipu keluar dari uang mereka, tetapi juga sering menyebabkan penyakit mereka memburuk dan menunda pengobatan normal. Jika Anda atau seseorang yang dekat dengan Anda menunjukkan gejala yang sama dan Anda tidak dapat menemukan masalah apa pun, Anda harus mempertimbangkan penyakit ini dan harus segera pergi ke spesialis psikiatri atau psikologis!