Gondok memiliki komponen genetik, jadi orang yang memiliki riwayat keluarga dengan gondok harus memberikan perhatian ekstra. Kebiasaan gaya hidup yang buruk juga dapat menyebabkan gondok, jadi kebiasaan gaya hidup yang baik tidak boleh diabaikan. Penting juga untuk mengetahui penyebab penyakit ini, sehingga dapat dideteksi dan diobati dengan segera apabila terjadi. Selain faktor genetik, kekurangan yodium adalah penyebab utama penyakit ini, sehingga orang harus memastikan bahwa mereka memiliki asupan yodium yang cukup dalam makanan mereka untuk mencegah penyakit ini. Kebiasaan buruk seperti merokok juga bisa menjadi penyebab gondok, jadi penting untuk mengembangkan kebiasaan yang baik. Dari segi gejala, penderita penyakit ini mungkin mengalami kesulitan bersiul pada permulaan penyakit. Hal ini karena kelenjar tiroid yang membesar dapat menyebabkan pergeseran trakea, sehingga menyebabkan tekanan pada trakea dan menyebabkan kesulitan menghirup napas yang parah. Selain itu, pasien mungkin mengalami suara serak pada nada dan batuk, yang disebabkan oleh pembengkakan kelenjar tiroid, yang menekan saraf yang terkait dengan sistem tenggorokan, menyebabkan iritasi pada tenggorokan dan memicu gejala di atas. Kesulitan dalam menelan juga merupakan gejala pembesaran kelenjar tiroid, karena kelenjar tiroid terletak di antara kerongkongan dan trakea, dan dapat menyebabkan kesulitan dalam menelan. Efek kelenjar tiroid yang membesar pada tubuh sangat signifikan, tidak hanya dari segi penampilannya, tetapi juga dari segi bahaya yang dapat ditimbulkannya pada tubuh, seperti dampaknya pada sistem bersiul dan terhambatnya sistem pencernaan. Penting juga untuk mewaspadai penyakit ini agar dapat dideteksi dan diobati sedini mungkin sebelum penyakit ini datang, sehingga penyakit ini dapat menjauh dari Anda sesegera mungkin.