Departemen yang menangani terutama dengan pembedahan juga biasa disebut sebagai pembedahan. Bagaimana saya bisa sampai ke rumah sakit? Langkah pertama adalah menemukan klinik bedah, tetapi bagaimana Anda memilih dari sekian banyak departemen yang tersedia? Untuk gangguan pencernaan umum, hepatobilier, pankreas dan limpa, serta gangguan payudara dan tiroid, Anda harus pergi ke bagian bedah umum. Penyakit sendi, otot dan tulang anggota badan dan gangguan tulang belakang harus dilihat dalam ortopedi. Penyakit jantung, pembuluh darah besar, trakea dan paru-paru harus dilihat dalam bedah kardiotoraks. Gangguan pada ginjal, ureter, kandung kemih, uretra dan sistem reproduksi pria harus dilihat dalam urologi. Gangguan kranio-serebral dan sumsum tulang belakang harus dilihat dalam bedah otak. Luka bakar, estetika medis, dll. harus dilihat dalam bedah plastik. Gangguan mata, telinga, hidung dan tenggorokan (THT) dan gangguan mulut harus dilihat di Departemen Gastroenterologi, yang di beberapa rumah sakit secara khusus dibagi ke dalam oftalmologi, stomatologi dan THT. Di atas adalah sub-spesialisasi berdasarkan bagian tubuh. Selain itu, sub-spesialisasi bedah yang berbeda dibentuk tergantung pada usia pasien atau karakteristik pembedahan, seperti bedah anak dan bedah rongga. Karena bidang bedah klinis terus berkembang dan penelitian khusus menjadi lebih maju, subspesialisasi lebih lanjut dibentuk menurut sistem organ dan jenis penyakit, seperti bedah vaskular dan bedah hepatobilier, yang memungkinkan diagnosis dan pengobatan penyakit yang lebih terperinci. Dengan mengikuti klasifikasi ini, kesalahan diagnosis dapat dihindari dan pengobatan yang lebih rasional dapat diperoleh. Langkah 2: Setelah bertemu dengan dokter dari departemen terkait, bagaimana Anda bisa memperkenalkan kondisi Anda dengan lebih baik untuk memudahkan diagnosis dokter? (1) Pertama, jelaskan secara singkat alasan kunjungan dan gejala utama ketidaknyamanan, termasuk durasi serangan, pola serangan, lokasi ketidaknyamanan dan gejala lain yang menyertainya. (2) Bawalah semua catatan medis Anda sebelumnya, tes laboratorium, film pencitraan, dll. Ceritakan kepada dokter tentang perawatan Anda sebelumnya, seperti rumah sakit mana yang pernah Anda masuki, metode apa yang telah Anda gunakan dan seberapa efektif metode tersebut, nama dan penggunaan obat yang telah Anda gunakan dan seberapa efektif obat tersebut. (3) Juga berikan riwayat penyakit lain sebelumnya, terutama gangguan jantung, otak, endokrin dan hematologi, riwayat pembedahan sebelumnya, dan riwayat alergi obat. Dalam catatan pasien, dokter juga akan sering fokus pada pertanyaan yang relevan untuk mengklarifikasi diagnosis, tergantung pada situasinya.