Alveoli adalah tempat utama pertukaran gas di paru-paru. Alveoli merupakan vesikula beraneka ragam dengan bukaan. Alveoli berdinding tipis, berdiameter sekitar 200-250 mikron, dan terdapat sekitar 300-400 juta alveoli pada orang dewasa, dengan luas total hingga 100 m. 2. Pecahnya alveoli, disebut juga perforasi paru-paru, dapat disebabkan oleh TBC, emfisema, dan lain-lain, dan dapat bersifat kongenital atau disebabkan oleh trauma (tembakan, tusukan, atau patah tulang rusuk), dan dapat disebabkan oleh penggunaan obat jangka panjang. Ada banyak penyebab pecahnya alveolar, seperti reaksi inflamasi, trauma, benda asing yang masuk ke dalam paru-paru, peningkatan tekanan udara sekitar secara tiba-tiba, dan emfisema. Selain itu, ruptur alveolar lebih sering terjadi pada orang yang tinggi dan kurus. Para ahli lain percaya bahwa penyebab utama pecahnya alveolar adalah pneumotoraks, yaitu suatu kondisi di mana alveoli pecah di bawah pengaruh kekuatan eksternal yang keras. Jadi, jika Anda menderita pneumotoraks, pertama-tama, Anda harus memperhatikan untuk tidak melakukan olahraga berat, tidak membawa barang berat, dan tidak membiarkan dada Anda terkena benturan keras. Selain itu, penting juga untuk mencegah pilek dan flu, karena saat pilek dan batuk, juga memungkinkan untuk menyebabkan pecahnya alveoli. Pneumotoraks harus segera ditangani, dan dapat diobati dengan teknik seperti aspirasi jarum panjang, atau drainase tertutup, karena penanganan yang tidak tepat waktu dapat mengancam jiwa.