Tes laboratorium di mana sel-sel diuji untuk DNA atau RNA dari jenis human papillomavirus (HPV) tertentu yang diketahui menyebabkan kanker serviks. Jenis HPV berisiko tinggi ini juga dapat menyebabkan jenis kanker lainnya, termasuk kanker anus, vagina, vulva, penis, dan orofaring. Tes human papillomavirus dapat dilakukan bersamaan dengan tes Pap untuk skrining kanker serviks pada wanita berusia 30 hingga 65 tahun. Tes human papillomavirus juga dapat dilakukan setelah hasil tes Pap abnormal tertentu. Juga disebut tes HPV.