Nyeri pada anus setelah buang air besar adalah hal yang umum terjadi dalam kehidupan sehari-hari dan terutama disebabkan oleh konstipasi, hemoroid dan fisura anus. Banyak orang yang pernah mengalami sembelit, tentu saja rasa sembelit tidak menyenangkan, lalu bagaimana cara meredakan rasa sakit yang disebabkan oleh sembelit? 1, diet tidak boleh terlalu halus dan makanan parsial. Konstipasi kebiasaan sebagian besar terkait dengan pola makan yang terlalu halus dan parsial. Makanan terlalu enak. Jika Anda makan lebih banyak sayuran dengan serat nabati, rangsangan dinding usus oleh sisa makanan di saluran usus akan lemah dan tidak cukup untuk merangsang refleks buang air besar dan menyebabkan sembelit. 2. Biasakan minum yogurt setiap hari. Yogurt dapat melengkapi probiotik dan mengatur bakteri berbahaya dalam saluran usus. Selain itu, yoghurt memiliki efek penyebab diare ringan, yang dapat mengatasi sembelit. Oleh karena itu, sejumlah yoghurt harus dikonsumsi setiap hari. 3. Diet tidak boleh terlalu ringan. Untuk mencegah dan mengendalikan kenaikan lemak darah, banyak orang menyukai makanan yang lebih ringan. Hal ini sering membuat orang salah paham bahwa diet yang terlalu ringan dengan sedikit minyak dari waktu ke waktu juga dapat menyebabkan kesulitan buang air besar karena kurangnya pelembaban lemak pada residu di usus. Jadi, pasien ini harus berhati-hati untuk tidak makan terlalu ringan. 4. Suplemen vitamin B, terutama vitamin B1. Vitamin B1 memiliki efek memfasilitasi pencernaan, penyerapan dan ekskresi makanan. Sumber B1 yang paling melimpah adalah biji bunga matahari, biji kacang tanah, kedelai dan daging babi tanpa lemak, diikuti oleh biji-bijian utuh dengan kulit, seperti biji-bijian kasar, tepung terigu utuh, millet dan jagung. 5 . Oligosakarida memiliki beberapa nilai kesehatan. Seperti halnya serat makanan, oligosakarida sulit diserap dan digunakan oleh tubuh itu sendiri, tetapi dapat digunakan sebagai nutrisi oleh bakteri menguntungkan yang berkoloni di saluran usus. Bakteri menguntungkan ini memecah serat makanan untuk menghasilkan sejumlah besar asam lemak rantai pendek dan zat asam lainnya yang tidak hanya dapat menurunkan pH saluran usus dan menghambat pertumbuhan bakteri berbahaya, sehingga membatasi akumulasi zat-zat pembusuk di saluran usus dan berperan dalam mengatur saluran pencernaan. Sumber makanan: Kacang kedelai (termasuk kacang kedelai, kacang hijau, kacang hitam, dll.) adalah sumber oligosakarida termurah dan terbaik. Dianjurkan untuk makan satu atau dua kacang kedelai atau produk kedelai yang sesuai setiap hari.