Mencegah miopi – kesadaran dan perilaku orang tua lebih penting

    Miopi biasanya dimulai pada anak-anak dan remaja, dan orang tua adalah orang yang paling menderita dari situasi memalukan karena harus memakai kacamata pada usia yang begitu muda. Kenyataannya, tidak ada cara yang lebih baik untuk mengobati miopi selain mengoreksinya dengan kacamata, jadi penting untuk mencegahnya. Peran orang tua tidak boleh diabaikan, jadi penting bagi mereka untuk berperan dalam pengasuhan anak.  Karena tidak ada obatnya, pencegahan tentu saja harus menjadi prioritas pertama. Pencegahan penyakit apa pun mengikuti logika yang sama: langkah pertama adalah memahami penyebab penyakit dan mulai dengan penyebabnya sebelum kita dapat berbicara tentang pencegahan. Jadi, apa penyebab miopi?  Salah satu pertanyaan yang sering membuat orang tua bingung dan bingung adalah mengapa ada peningkatan miopi yang tidak biasa sekarang, padahal dulu jumlahnya lebih sedikit, jadi penting untuk terlebih dahulu melihat bagaimana lingkungan tempat kita tinggal sekarang, termasuk pakaian, makanan, perumahan dan transportasi, berbeda dari masa lalu, dan bagaimana orang tua dan siswa berperilaku berbeda sekarang daripada di masa lalu.  Penglihatan yang berlebihan: Dewasa ini, di kota-kota besar dan bahkan di kota-kota kecil, adalah hal yang umum untuk melihat orang tua membawa anak-anak mereka ke berbagai kelas ekstra kurikuler selama liburan, dan pada usia muda, ketika mereka seharusnya bermain, mereka diikat di ruang kelas yang kecil, menatap buku-buku yang dekat di tangan atau menonton animasi pada proyektor.       Dampak elektronik: Di zaman sekarang ini, segala macam produk elektronik ada di mana-mana dan hampir semuanya memerlukan penggunaan penglihatan. Selain terus-menerus melihat layar di kelas, anak-anak pasti terpapar ponsel di rumah atau di kelas. Jawabannya adalah ya, karena orang tua harus membatasi secara ketat penggunaan produk elektronik tersebut oleh anak-anak mereka. Jika orang tua gagal melakukannya, anak-anak bahkan cenderung tidak melakukannya.  Perbedaan antara dalam dan luar negeri: Dalam hal pendidikan dan pelatihan, Tiongkok jauh lebih maju daripada di luar negeri, dan perbedaan antara daerah maju dan terbelakang terlihat jelas, seperti halnya perbedaan dalam kejadian miopia.  Pengaruh perilaku orang tua: sebagian besar perilaku “belajar yang baik” anak-anak bersifat pasif dan dipaksakan oleh orang tua yang ingin anak-anak mereka dididik, dan jelas, anak-anak tidak pergi ke semua jenis kelas belajar atas inisiatif mereka sendiri. “Akar masalahnya terletak pada orang tua.