Mitos 1: Miopi tinggi bukanlah penyakit
Umumnya, miopi sederhana kurang dari 600 derajat tidak dianggap sebagai “penyakit”. Namun, miopia tinggi bukan hanya miopia tingkat tinggi, tetapi juga dapat dikombinasikan dengan patologi vitreous dan retina, yang dapat menyebabkan kebutaan pada kasus yang parah dan termasuk dalam kategori “penyakit”.
Mitos 2: Miopi tinggi adalah penyakit serius
Sebagian orang dengan miopi tinggi begitu khawatir tentang “angka tinggi” mereka sehingga mereka kehilangan kepercayaan diri dalam hidup.
Ini tidak diinginkan. Bukanlah hal yang buruk untuk “menganggap serius penyakit ini”, tetapi Anda tidak perlu terlalu khawatir tentang hal itu. Meskipun ada lebih banyak komplikasi pada miopia tinggi yang secara serius mempengaruhi penglihatan (seperti ablasi retina dan perdarahan makula) daripada populasi umum, namun kejadiannya tidak terlalu tinggi, dan dengan perkembangan kedokteran, selama deteksi dini dan pengobatan dini, hasil pengobatan yang lebih baik dapat diperoleh.
Mitos 3: Memakai kacamata dalam jumlah yang tepat tidak baik untuk mata Anda
Banyak orang mencoba mengurangi jumlah kacamata untuk melindungi mata mereka, yang mana hal ini tidak benar.
Misalnya, untuk pasien miopi 1.000 derajat, memakai kacamata atau tidak, memakai kacamata 100, 500 atau 1.000 derajat tidak akan banyak berpengaruh pada derajat mata, dan tidak relevan dengan perubahan fundus.
Oleh karena itu, penting untuk mencoba mengoreksi penglihatan yang lebih baik dan meningkatkan kualitas hidup sambil memastikan bahwa kacamata terlihat dan pas tanpa ketidaknyamanan yang signifikan.
Tentu saja, koreksi berlebihan dan miopi tinggi pada anak-anak adalah cerita yang berbeda.
Mitos 4: Miopi tinggi adalah akibat dari anak-anak yang lebih banyak menonton TV dan bermain komputer
Miopi tinggi adalah penyakit mata turunan dan perkembangannya sebagian besar disebabkan oleh faktor genetik dan perkembangan, bukan karena pengaruh lingkungan (seperti menonton TV dan bermain komputer).
Televisi dan komputer adalah cara yang efektif bagi anak-anak untuk menerima pengetahuan dan hal-hal baru, dan anak-anak tidak boleh sepenuhnya dikecualikan dari produk elektronik ini.
Mitos 5: Pembedahan dapat mengobati miopi tinggi
Pembedahan miopi hanya menghilangkan derajat miopi (setara dengan memakai kacamata pada kornea atau di dalam mata), tetapi tidak memengaruhi mata miopi itu sendiri, yaitu patologi organik yang terkait dengan miopi tinggi masih ada.
Mitos 6. Pasien miopi tinggi tidak boleh melakukan aktivitas berat
Gerakan kepala yang berat harus dibatasi secara tepat, seperti bungee jumping, menyelam, tinju, dll.; sementara gerakan umum seperti bermain bola dan berlari tidak boleh dibatasi.
Mitos 7: Wanita hamil dengan miopi tinggi tidak dapat melahirkan secara normal
Sebagian wanita hamil yang sangat rabun sering bertanya, “Dapatkah saya melahirkan secara normal?” Mereka mengatakan bahwa mereka takut akan potensi risiko ablasi retina.
Ablasi retina selama persalinan tidak secara langsung terkait dengan proses persalinan (paling banyak, ini adalah faktor penyebab), tetapi adanya lesi tertentu di fundus adalah alasan utama ablasi retina. Ada laporan tentang ablasi retina yang disebabkan oleh bersin, jadi mudah dipahami bahwa “bersin” bukanlah penyebabnya.
Oleh karena itu, jika pemeriksaan prenatal fundus yang terperinci tidak menunjukkan adanya patologi yang serius, persalinan dapat dilakukan.