Makanan apa yang dapat meredakan gejala Qi dan stagnasi darah?

Kekurangan Qi dan darah dikenal sebagai kekurangan Qi dan darah dalam pengobatan Tiongkok. Meridian seperti semacam saluran spasial. “Meridian seperti jalur dan jaringan air yang menghubungkan kota dan desa, di seluruh tubuh, menghubungkan organ dan jaringan tubuh. Inilah sebabnya mengapa meridian adalah saluran di mana qi dan aliran darah tubuh, organ-organ dan anggota tubuh terhubung, dan tubuh dapat berkomunikasi satu sama lain. Sangat mudah untuk memahami bahwa jika saluran-saluran tersebut tidak berfungsi, banyak penyakit akan muncul secara alami. Kondisi kesehatan yang tidak normal yang sering kita dengar adalah manifestasi khas dari meridian yang tersumbat. Jadi makanan apa yang dapat meringankan gejala darah dan Qi yang tersumbat? I. Irisan ayam ginseng yang meledak Efek: Tonik yang bagus untuk energi vital. Sangat cocok untuk kekurangan Qi dan kelemahan fisik. Ginseng segar 15g, dada ayam 200g, asparagus, mentimun masing-masing 25g, putih telur 1, garam, anggur, bawang merah, jahe, ketumbar, kaldu ayam, lemak babi, minyak wijen, monosodium glutamat, bubuk kacang air dalam jumlah yang sesuai. Persiapan: potong dada ayam menjadi irisan sepanjang 5 cm, lebar 1,6 cm dan tebal 0,16 cm; cuci ginseng dan potong secara diagonal menjadi irisan kecil setebal 0,66 cm; iris asparagus dan mentimun; potong daun bawang dan jahe menjadi beberapa bagian; potong ketumbar menjadi beberapa bagian. Tambahkan garam dan monosodium glutamat ke dalam irisan ayam, aduk rata, lalu tambahkan putih telur dan bubuk kacang air, aduk rata. Panaskan lemak babi di dalam panci hingga mencapai 50% panas, lalu masukkan irisan ayam, angkat jika sudah matang, dan kontrol minyaknya. Campur saus dengan garam, monosodium glutamat, kaldu ayam dan arak. Tambahkan minyak ke dalam wajan dan panaskan hingga 60%, lalu tumis irisan bawang bombay, jahe, rebung dan ginseng, lalu tambahkan irisan mentimun, ketumbar dan ayam, masak dengan saus, balikkan beberapa kali dan taburi dengan minyak wijen. Kedua, sup tonik darah Bahan: ayam, angelica, peony putih, kacang tanah matang, wolfberry, kayu manis. Petunjuk: Cuci ayam yang sudah diolah, rendam dalam air mendidih selama satu menit dan angkat; bungkus batang kayu manis dalam kantong non-anyaman; tambahkan air dingin kembali ke dalam panci, tambahkan ayam, angelica, chuanxiong, rehmannia, peony putih, wolfberry dan batang kayu manis dan didihkan dengan api besar, kemudian kecilkan api dan masak selama dua jam. Tip: Jika hamil, jangan masukkan batang kayu manis. Sup ini paling baik dikonsumsi sekitar waktu menstruasi. Jika Anda tidak menyukai rasa rempah-rempah yang terlalu kuat, Anda juga dapat membuang rempah-rempah pada waktu yang tepat, tergantung pada kekuatan yang Anda sukai. Anda dapat menambahkan sedikit garam secukupnya saat meminumnya. Jamur perak juga dikenal sebagai “sarang burung orang miskin”, tetapi meskipun sarang burung adalah tonik, harganya mahal. Jamur perak mirip dengan sarang burung dalam hal warna, rasa, dan khasiatnya, serta murah, sehingga disebut sarang burung orang miskin. Sarang burung terlalu tonik dan mudah meradang, sedangkan jamur perak adalah tonik pendingin dan memiliki efek melembabkan pada kekeringan. Kekeringan dan api tidak baik untuk tubuh, jadi paling efektif memakan jamur perak untuk menghilangkan api dan kekeringan. Rebus sup dengan jamur perak, kayu manis kering, wolfberry dan kurma merah, sup ini tidak hanya enak, tapi juga bisa memperbesar payudara, membuat wajah menjadi putih dan merah, serta tubuh menjadi cerah dan langsing. Empat, bubur darah ketan hitam Ketan hitam, kayu manis dan kurma merah dikenal sebagai makanan penambah darah, ditambah nilai gizi ubi yang tinggi, manfaat Qi dan darah bahkan lebih signifikan. Sup mendidih dengan ketan hitam, kurma merah, kayu manis, ubi dan gula merah dapat memperbaiki kekurangan Qi dan darah. Pengingat: Meskipun kayu manis dapat mengisi kembali darah dan meningkatkan sirkulasi darah, tetapi tidak mudah dicerna, setiap kali Anda memasukkan tujuh atau delapan kaleng (teman perut dingin bisa di bawah 2 buah ginseng merah). Lima, ginseng, ubi dan daging babi Bahan: 10 gram angelica, 1O gram ginseng, 10 gram ubi, 500 gram daging babi, kecap, cuka, jahe parut, bawang putih dan minyak wijen. Petunjuk: Potong pinggang babi, buang urat dan kelenjar malu, cuci bersih dan masukkan ke dalam panci aluminium; masukkan angelica, ginseng dan ubi ke dalam kantong kain kasa, ikat mulutnya dengan erat dan masukkan ke dalam panci aluminium; tambahkan air secukupnya ke dalam panci aluminium dan rebus hingga daging babi matang, keluarkan daging babi, dinginkan, potong tipis-tipis dan taruh di atas piring; campurkan kecap, cuka, jahe, bawang putih, dan minyak wijen dengan potongan daging babi dan siap.