Sakit kepala setelah vaksinasi mungkin merupakan reaksi yang tidak diinginkan terhadap vaksin. Vaksin adalah rangsangan asing bagi tubuh manusia dan dapat menyebabkan reaksi yang tidak diinginkan, seperti sakit kepala, demam, dan kelelahan setelah vaksinasi, yang biasanya akan sembuh dengan sendirinya dalam beberapa hari setelah vaksinasi. Sakit kepala setelah vaksinasi juga dapat disebabkan oleh stres, kelelahan, atau begadang setelah vaksinasi, dan dapat diatasi dengan istirahat dan relaksasi. Jika sakit kepala berlangsung dalam jangka waktu yang lebih lama atau disertai dengan demam yang terus-menerus, batuk dan muntah, mungkin disebabkan oleh serangan flu atau tekanan darah tinggi setelah vaksinasi, dan dalam beberapa kasus kemungkinan penyakit serebrovaskular tidak dapat dikesampingkan, sehingga pasien disarankan untuk segera berkonsultasi dengan dokter untuk mengklarifikasi penyebabnya dan melakukan perawatan yang ditargetkan. Jika pilek adalah penyebabnya, ibuprofen dan asetaminofen dapat dikonsumsi. Jika hipertensi adalah penyebabnya, obat antihipertensi harus diminum. Jika penyakit serebrovaskular adalah penyebabnya, pengobatan dan pembedahan akan diperlukan. Setelah vaksinasi, dianjurkan untuk memastikan diet ringan dengan makanan yang ringan dan mudah dicerna seperti bubur dan sup mie, hindari makanan yang dingin dan mengiritasi dan pastikan istirahat yang cukup. Pasien yang mengalami sakit kepala dapat melakukan pijat kepala dan kompres es yang sesuai, sementara mereka yang mengalami gejala parah dapat mengonsumsi ibuprofen untuk meredakan nyeri.