Prosedur Lasik (excimer laser in situ keratomileusis) dan Lasek (excimer laser epithelial keratomileusis) adalah prosedur yang mengubah permukaan refraktif kornea dan merupakan prosedur koreksi penglihatan laser yang efektif untuk miopi hingga -12 dioptri, rabun dekat rendah, dan astigmatisma. Selain itu, hasil dari kedua prosedur tersebut dapat bervariasi tergantung respon luka pada kornea, sehingga tidak selalu merupakan prosedur yang memiliki kestabilan tertentu, dan kornea atau keadaan mata juga harus mencapai masa kestabilan dalam hal mencapai ketajaman penglihatan yang maksimal. Selain itu, sebagian orang mengalami nyeri setelah pembedahan. Sebaliknya, bedah ICL didesain untuk digunakan untuk berbagai macam miopi dan hipermetropi, dan dengan cara yang sama seperti bedah katarak, di mana lensa digunakan secara luas dan umum, implan ditempatkan di dalam mata, sehingga dokter spesialis mata sangat mengetahui proses penyembuhan luka. Di sinilah bedah ICL dikatakan lebih tepat daripada bedah refraktif laser, yang beroperasi pada kornea. Ini berarti bahwa teknik yang digunakan untuk menentukan jumlah ICL yang tepat untuk ditanamkan sama dengan yang biasa digunakan oleh dokter mata dalam operasi katarak. Tidak seperti pembedahan refraktif laser pada kornea, yang harus dioperasi ulang setelah kehilangan penglihatan, penglihatan ICL tetap tidak berubah untuk waktu yang lama setelah pembedahan. Karena ICL dapat ditanamkan dengan luka minimal di bawah anestesi tetes, pemulihan penglihatan jauh lebih cepat dibandingkan dengan prosedur Lasik (excimer laser in situ keratomileusis) atau Lasek (excimer laser corneal epithelial resurfacing). Sementara Lasik dan Lasek membuat perubahan permanen pada kornea untuk mencapai koreksi refraktif, pembedahan ICL hanya menempatkan lensa refraktif di jalur cahaya yang melewati mata pasien. Ini berarti, bahwa meskipun ICL yang dipasang oleh dokter bedah tidak cocok, tidak ada risiko dan dapat diganti dengan ICL baru dengan ukuran yang tepat setelah pengangkatan. Keuntungan dari operasi ICL 1. Waktu pemulihan yang sangat cepat. 2. Tidak ada efek samping yang disebabkan oleh flap kornea dalam operasi Lasik (excimer laser in situ keratomileusis). 3. Tidak ada kekeringan okular yang memburuk. 4. Mengurangi ketidaknyamanan seperti silau atau lingkaran cahaya di malam hari. 5, Dapat dilepas lagi kapan saja setelah terjadi kelainan. 6.Kemampuan untuk menyesuaikan diri dengan jarak dekat juga bisa diperoleh.