Manfaat menyusui

  (i) Untuk bayi 1. Nutrisi: ASI mengandung nutrisi yang paling alami; komposisi ASI berubah seiring dengan usia bayi agar sesuai dengan kebutuhan bayi.  2. Perlindungan: melindungi bayi dari infeksi, diare, otitis media, penyakit alergi; mengurangi risiko sindrom kematian bayi mendadak (SIDS), kolitis usus kecil nekrosis (NEC); mencegah penyakit alergi seperti asma dan eksim; mencegah penyakit kronis seperti obesitas dan hipertensi. Song Zhijiao, Departemen Obstetri dan Ginekologi, Rumah Sakit Rakyat Kesepuluh Shanghai 3, Mempromosikan perkembangan: Mempromosikan perkembangan sel-sel otak dan kecerdasan; gerakan mengisap memiliki efek katalitik pada pengembangan keterampilan bahasa.  4. Emosional: Menyusui memperkuat ikatan emosional antara ibu dan bayi dan meletakkan dasar bagi perkembangan kecerdasan emosional bayi.  (ii) Untuk ibu 1. Kesehatan: Meningkatkan pemulihan rahim dan mengurangi pendarahan pasca melahirkan; mengurangi risiko kanker payudara dan ovarium; membantu ibu untuk mendapatkan kembali bentuk tubuhnya sesegera mungkin dan membakar 500 kalori sehari.  2. Emosional: Ibu yang menyusui lebih percaya diri dan memainkan peran penting dalam komunikasi antara ibu dan bayi sepanjang hidup mereka.  (iii) Untuk keluarga 1. Ekonomi: Menghemat waktu, mengurangi pengeluaran dan pemborosan.  2 . Kenyamanan: pasokan kapan saja, menghemat waktu dan tenaga, mengurangi polusi.  3.Menghemat: menyusui bayi lebih sehat, memberi orang tua lebih banyak energi untuk mengatasi pekerjaan yang penuh tekanan dan mengurangi cuti sakit.  (iv) Bagi masyarakat 1. Anak-anak yang disusui berada dalam kondisi kesehatan yang baik dan tidak mudah terserang penyakit, yang kondusif untuk meningkatkan kualitas fisik seluruh populasi.  2. Ibu menyusui penuh kasih sayang kepada bayinya, yang membantu perkembangan kecerdasan dan keterampilan sosial anak-anak, serta berkontribusi pada keharmonisan keluarga dan stabilitas sosial.