Ketika anak-anak mencapai usia remaja atau SMP, mereka sering menjadi serak. Orang tua dan anak-anak itu sendiri mungkin mengira bahwa mereka mengalami “kebakaran” atau radang suara, tetapi sebenarnya mungkin saja anak tersebut sedang memasuki periode perubahan suara. Jadi, apa yang dimaksud dengan periode “perubahan suara”? Sejak lahir hingga usia 10-14 tahun, laring dan pita suara sangat lembut dan rapuh, dan struktur serta perkembangan laring sangat mirip untuk anak laki-laki dan perempuan. Selama masa remaja (sekitar usia 12-15 tahun untuk anak laki-laki dan 11-14 tahun untuk anak perempuan), laring meningkat dengan cepat dalam waktu singkat karena perubahan signifikan dalam kadar hormon dalam sistem endokrin. Sebagian suara tiba-tiba menjadi serak dalam semalam, tidak dapat menghasilkan nada tinggi, atau menghasilkan beberapa nada dalam ucapan yang sama pada saat yang bersamaan. Lamanya waktu yang diperlukan untuk memulihkan suara juga bervariasi. Biasanya diperlukan waktu antara tiga hingga enam bulan agar suara pulih secara bertahap. Dalam beberapa kasus, diperlukan waktu 1 hingga 2 tahun atau lebih agar suara menjadi matang dan berubah secara bertahap. Suara anak laki-laki dan perempuan berubah ke berbagai tingkat setelah periode perubahan suara, dengan anak perempuan secara bertahap berubah menjadi suara jernih seorang wanita dewasa. Pada anak laki-laki, perubahannya lebih jelas, dengan suara yang lebih rendah dan suara dada yang lebih luas. 1. Pastikan Anda cukup tidur; 2. Jangan berteriak atau berteriak sekencang-kencangnya selama periode pergantian suara, dan cobalah untuk meminimalkan ucapan Anda. 3. Jangan mengkonsumsi hal-hal yang merangsang, seperti arak, cabai, bawang putih dan merokok. Anda juga sebaiknya tidak terlalu banyak mengonsumsi makanan yang renyah, seperti makanan yang digoreng. Minumlah lebih banyak air hangat dan kurangi minuman. 4.Jaga tenggorokan dan mulut Anda tetap bersih dan higienis, gosok gigi setiap hari dan berkumur setelah makan, perhatikan penambahan dan pelepasan pakaian dengan perubahan iklim, dan tidur di bawah selimut di malam hari untuk mencegah masuk angin. 5, memperkuat latihan fisik, memastikan diet bergizi, disarankan untuk memilih makanan yang kaya vitamin B dan C, dan makan lebih banyak buah dan sayuran. 6. Psikologi dan emosi juga memiliki dampak yang besar pada kelancaran periode perubahan suara, jadi penting untuk mempertahankan keadaan psikologis yang normal, emosi yang tenang dan stabil, dan pandangan yang benar tentang perubahan suara untuk menghindari suara yang tidak normal seperti “suara pria dan suara wanita”.