Gejala hernia: Akumulasi cairan yang berlebihan dalam rongga sfingter menjadi syringomyelia. Ini adalah kondisi yang umum terjadi dan dapat dilihat pada semua usia. Efek hidrokel (syringomyelia) terhadap kesuburan Sejumlah kecil plasma terdapat dalam sfingter testis yang normal, mirip dengan plasma intra-abdominal, yang memiliki efek licin dan memungkinkan testis meluncur bebas di dalamnya. Dalam kondisi normal, dinding sfingter memiliki fungsi mengeluarkan dan menyerap plasma dan menjaga volumenya tetap stabil. Jika selubung itu sendiri dan organ atau jaringan di sekitarnya mengalami gangguan, sehingga menyebabkan ketidakseimbangan dalam fungsi sekresi dan penyerapan selubung, maka akan terbentuk berbagai jenis syringomyelia. Prognosis untuk kondisi ini umumnya baik setelah pengobatan. Kepentingan klinisnya terletak pada akumulasi cairan jangka panjang dalam sfingter, yang meningkatkan tekanan internal, sekaligus menyebabkan iskemia pada testis dan spermatogenesis yang buruk pada testis, yang menyebabkan infertilitas. Juga pada orang dewasa, syringomyelia raksasa mengganggu kehidupan seksual normal dan dapat menyebabkan kemandulan.