Ketika Ibu Xing, seorang ibu berusia 39 tahun dengan dua orang anak, mengukur tekanan darahnya, hasilnya menunjukkan 170/110 mmHg. Pada pemeriksaan berikutnya, tes laboratorium menunjukkan: protein urin ++++, yang seharusnya negatif; protein urin yang tinggi dapat memengaruhi fungsi ginjal. hasil USG menunjukkan: aliran darah diastolik yang terbalik di arteri umbilikalis, yang mengindikasikan bahwa janin telah menunjukkan tanda-tanda hipoksia. Dokter mendiagnosa Xing menderita hipertensi gestasional, yang membuat dokter sulit untuk tidak merasa cemas. Usia ibu yang sudah lanjut sering kali rentan terhadap hipertensi gestasional, jadi apa saja cara untuk mencegahnya? 1. Lakukan pemeriksaan antenatal secara teratur Ini adalah cara terbaik untuk mendeteksi hipertensi sejak dini. Pada setiap pemeriksaan, dokter Anda akan mengukur tekanan darah Anda, melakukan tes urine dan menimbang berat badan Anda, serta memeriksa edema kaki. Ini adalah indikator penting untuk mengidentifikasi hiperemesis, dan jika ada kelainan, dokter akan segera menemukannya dan melakukan penanganan gejala dini sehingga kondisi tersebut dapat dikendalikan dan tidak berkembang secara serius. 2 . Pengaturan pola makan yang wajar selama kehamilan Hiperemesis berkaitan erat dengan faktor nutrisi. Terlalu banyak asupan lemak hewani dan kalori, serta tidak cukup protein, vitamin, garam anorganik, dan elemen jejak dapat memicu atau memperparah hiperemesis. Oleh karena itu, sangat penting untuk memandu ibu hamil dengan benar untuk mengatur pola makan mereka untuk mencegah dan mengendalikan perkembangan hiperemesis. Sejak bulan ketujuh kehamilan dan seterusnya, jangan melakukan pekerjaan atau olahraga yang terlalu berat atau intens, dan kurangi pekerjaan rumah tangga; segera beristirahat ketika Anda lelah secara fisik, dan pastikan Anda tidur dan beristirahat dengan tenang setidaknya selama delapan jam sehari, termasuk istirahat setengah hingga satu jam di siang hari; memiliki kondisi pikiran yang stabil, dan tidak mengalami emosi yang naik-turun, serta segera pergi ke dokter ketika Anda merasa tidak enak badan. Tidurlah dengan posisi miring ke kiri untuk menghindari rahim menekan pembuluh darah besar di sebelah tulang belakang, sehingga darah di pembuluh darah besar pada tungkai bawah dapat mengalir kembali ke jantung secara normal dan mengurangi atau mencegah terjadinya oedema pada tungkai bawah. 4. Bersikeras untuk melakukan olahraga dalam jumlah yang tepat. Berjalan kaki, berenang, atau mandi secara teratur untuk meningkatkan daya tahan tubuh terhadap penyakit, tetapi pada saat yang sama, perhatikan prinsip merasa nyaman setelah berolahraga. 5 . Kendalikan berat badan Anda dan jangan menambah berat badan terlalu banyak. Berat badan yang berlebihan dapat dengan mudah menyebabkan hiperemesis. Secara umum, kenaikan berat badan harus dikontrol hingga kurang dari 500g per minggu setelah usia kehamilan 28 minggu. Pertambahan berat badan yang berlebihan dapat dikombinasikan dengan edema kehamilan dan Anda harus segera menemui dokter. Hipertensi gestasional dapat membahayakan kehamilan dan bayi, jadi penting untuk melakukan tindakan pencegahan sebelum hal itu terjadi! Jika Anda merasa tidak enak badan, Anda harus mencari bantuan dari dokter Anda.