Pencegahan aktif kaki diabetik

  Apa yang dimaksud dengan kaki diabetes Diabetes disebabkan oleh interaksi yang kompleks antara neuropati perifer, penyakit mikrovaskular, penyakit makrovaskular dan kebersihan yang buruk. Pasien diabetes sering mengalami gangren pada kaki dan jaringan bawah akibat infeksi kaki, yang dikenal sebagai ‘kaki diabetes’. Hal ini ditandai dengan mati rasa, sensasi tumpul, dingin dan nyeri pada kaki. Setelah penyakit ini berkembang, penyakit ini bisa menjadi rumit dan sulit diobati, dan bisa menyebabkan amputasi dan konsekuensi lainnya. Oleh karena itu, lesi kaki diabetik merupakan salah satu komplikasi diabetes yang paling ditakuti dan serius.  Pasien diabetes memiliki viskositas gula darah yang tinggi dan sirkulasi darah yang buruk, sehingga begitu luka muncul di kaki, mudah terinfeksi dan tidak mudah sembuh. Karena pasien kaki diabetes tidak memiliki sensasi pada tungkai bawah mereka, beberapa pasien tidak menyadari fakta bahwa mereka telah tersiram air panas saat mencuci kaki atau digigit tikus saat tidur, dan lukanya menjadi sangat terinfeksi dan tidak dapat sembuh, sehingga mereka tidak punya pilihan selain diamputasi.  Meskipun diabetes adalah penyakit seumur hidup, komplikasi seperti kaki diabetes dapat dicegah, selama pencegahan dan perawatan kesehatannya tepat, benar-benar dapat menghindari komplikasi yang menyebabkan kematian dan kecacatan.  1, diet yang wajar, mengontrol asupan gula dan protein untuk menghindari memperburuk gejala diabetes; 2, mengontrol merokok, merokok dapat memperburuk aterosklerosis, dapat menyebabkan kejang pembuluh darah kecil, memperburuk tungkai bawah dan iskemia kaki; 3, memperkuat latihan fungsional, terutama berjalan kaki, berenang, bersepeda sangat bermanfaat untuk meningkatkan aliran darah kaki; 4, jangan memakai sepatu yang terlalu tipis, terlalu sempit, terlalu runcing, karena itu akan menekan kaki Anda. 5, hindari trauma yang tidak perlu, seperti: periksa apakah ada benda asing atau tonjolan sebelum memakai sepatu untuk menghindari penusukan dan gosokan; jangan memakai sandal, apalagi berjalan tanpa alas kaki, untuk menghindari goresan, tusukan, dan luka; 6, jangan menyilangkan kaki Anda untuk menghindari berkurangnya aliran darah ke kaki Anda; 7, ketika kaki Anda memiliki sensasi yang lemah atau mati rasa, jangan menyentuh zat yang terlalu panas atau dingin dalam waktu yang lama untuk menghindari luka bakar atau 8.Ketika Anda mengetahui Anda menderita diabetes, gunakan obat pengontrol gula darah secara teratur untuk menurunkan gula darah Anda ke normal dan selalu rawat kaki Anda. Bila ada perubahan abnormal pada warna, suhu atau sentuhan kulit kaki Anda atau bila ada trauma ringan, harap segera temui dokter profesional.