Ensefalopati iskemik-anoksik neonatal adalah penyakit otak yang disebabkan oleh kekurangan oksigen ke jaringan otak bayi selama periode perinatal. Penyebab ensefalopati iskemik-hipoksik umumnya disebabkan oleh gawat janin, asfiksia neonatorum, dan kondisi hipoksia lainnya. Secara klinis, ensefalopati iskemik pada anak dapat berupa perdarahan intrakranial, dengan insiden yang lebih tinggi pada anak yang lebih muda. Lokasi perdarahan intrakranial yang paling umum pada bayi adalah di nukleus kaudatus ganglia basalis, yang dapat dengan mudah masuk ke dalam ventrikel lateral dan menyebabkan kejang berulang pada kasus-kasus yang parah. Pada kasus yang ringan, ensefalopati iskemik-hipoksia ditandai dengan kegembiraan, lekas marah, tremor pada anggota tubuh dan peningkatan tonus otot. Pada kasus yang cukup parah, anak dapat mengantuk, mengalami penurunan tonus otot, tidak responsif, dan kejang-kejang. Untuk mencegah ensefalopati iskemik-hipoksia, perhatian khusus harus diberikan pada keberadaan tali pusat yang membulat pada saat persalinan, tingkat keparahan hipertensi, adanya anemia, dan keberadaan tali pusat yang prolaps. Semua faktor ini dapat menyebabkan asfiksia neonatal dan ensefalopati iskemik neonatal. Oleh karena itu, dokter kandungan harus sangat waspada terhadap kemungkinan ensefalopati iskemik-hipoksia neonatal jika kondisi-kondisi ini teridentifikasi.