Dapatkah pencahayaan fluoresen menyebabkan masalah penglihatan? Ke arah mana lampu sorot di rumah saya harus diarahkan agar bermanfaat bagi mata saya? Apakah layar komputer memancarkan radiasi yang dapat membahayakan mata saya? Bagaimana seharusnya TV ditempatkan untuk meminimalkan kerusakan mata? Artikel ini akan memberi Anda wawasan tentang masing-masingnya. 1, sesuaikan pencahayaan dalam ruangan Meskipun mata dapat beradaptasi dengan intensitas cahaya, tetapi dalam jangka panjang dalam cahaya terang atau cahaya terang yang keras, mata akan merasa tidak nyaman, kelelahan, menyengat. Cahaya yang terlalu intens, atau yang diarahkan ke arah yang tidak tepat, disebut silau. Mengurangi silau yang keras dapat meningkatkan pencahayaan dalam ruangan. 1) Masalah tabung neon: Pencahayaan tabung neon sering dikritik karena cahayanya yang berkedip-kedip, yang tidak hanya mengganggu, tetapi juga menyebabkan mata lelah dan mengganggu penglihatan. Hal ini disebabkan oleh fakta bahwa catu daya tabung neon yang lebih tua beroperasi pada frekuensi yang lebih rendah, atau bahwa cahaya yang dipancarkan dari tabung dilemahkan oleh penuaan. Sekarang ini, sumber cahaya yang tidak berkedip-kedip dipasangkan ke tabung, yang memberikan penerangan yang lebih stabil, dan diameter tabung yang lebih kecil membuatnya lebih hemat energi. Selain itu, harap ganti tabung lampu sesegera mungkin sebelum ujung tabung menjadi hitam, dan pastikan titik sambungan bersih. Pengaturan pencahayaan meja: Apabila duduk di meja kerja, jika Anda melihat sumber cahaya secara langsung di garis pandang Anda, Anda akan terpengaruh oleh fluoresensi yang buruk dan perlu mengubah posisi sumber cahaya atau kursi. Jika Anda seorang kidal, cahaya harus diproyeksikan dari bahu kiri Anda. Kurangi tampilan silau dengan mengarahkan lampu sorot ke arah plafon untuk menciptakan cahaya pantulan untuk pencahayaan dalam ruangan, mengubah silau yang keras menjadi cahaya lembut. 2, mengubah pengaturan meja komputer Sejauh ini, tidak ada bukti ilmiah yang menunjukkan bahwa layar komputer berbahaya bagi mata. Layar komputer tidak memancarkan radiasi pengion (misalnya sinar-X) atau radiasi non-pengion (misalnya sinar ultraviolet). Namun demikian, paparan layar komputer dalam waktu lama dapat menyebabkan ketidaknyamanan dan kelelahan pada mata. Penyesuaian yang disarankan ① Ubah pola kerja Anda: Hindari menatap komputer dalam waktu lama untuk memberi kesempatan mata Anda beristirahat. ② Mengubah stasiun kerja: Meja komputer harus lebih rendah dari meja normal, dengan bagian atas layar tepat di bawah cakrawala dan dimiringkan ke belakang 10 hingga 20 derajat. Sesuaikan dudukan asli: Jaga agar dudukan asli sedekat mungkin ke layar untuk meminimalkan perubahan fokus kepala dan mata. Bersihkan debu: Debu dapat mengurangi visibilitas layar. 3, jangan menonton TV terlalu dekat Tidak ingin menonton TV hingga “buta”, untuk mematuhi prinsip-prinsip berikut: ① mata dan jarak layar, setidaknya lima kali lebar layar atau lebih. Jangan menonton TV dalam kegelapan karena kontras antara cahaya yang dipancarkan dari TV dan lingkungan yang gelap terlalu besar dan dapat menyebabkan ketidaknyamanan mata. Selain itu, apabila melihat warna TV, Anda dapat melihat apakah pemirsa mengalami gangguan warna. Bagi mereka yang memiliki kelemahan warna merah, gambar mungkin tampak kehijauan, sedangkan bagi mereka yang memiliki kelemahan warna hijau, mungkin menganggapnya terlalu merah. Wanita lebih kecil kemungkinannya menderita kelemahan kromatik, sedangkan sekitar 8% pria menderita berbagai tingkat kelemahan kromatik. 4. Makan untuk penglihatan yang baik Para ilmuwan mengatakan bahwa vitamin tertentu dapat membantu penglihatan. Menghirup terlalu banyak lemak jenuh dan kolesterol dapat meningkatkan kemungkinan degenerasi makula.