Obat apa yang harus diminum untuk bronkitis akut

Pengobatan farmakologis bronkitis akut terutama bersifat simtomatik dan mencakup penekanan batuk, ekspektasi dan mengi. Obat yang umum digunakan adalah sebagai berikut.
① Penekanan batuk: Pasien dapat menggunakan obat penekan batuk seperti dekstrometorfan, pentoksifilin (penekan batuk) atau benpropirin yang sesuai. Bagi mereka yang memiliki banyak dahak, penekan batuk yang kuat seperti kodein tidak boleh digunakan karena dapat mempengaruhi pengeluaran dahak.
(2) Ekspektoran: Ambroxol hidroklorida, bromoxyn (Bisphen), N-asetilsistein, minyak myrtle standar, dll. Semuanya memiliki efek mengurangi dahak.
(iii) Antispasmodik dan anti alergi: pasien dengan bronkospasme (mengi) dapat diobati dengan aminofilin, salbutamol dan aminofenamin maleat.
Terapi antibiotik: Dokter umumnya tidak merekomendasikan pengobatan antibakteri rutin untuk trakeo-bronkitis akut dengan infeksi non-bakteri.
⑤ Terapi antivirus: selama epidemi influenza, pasien yang datang dengan trakeobronkitis akut harus menerapkan tindakan pengobatan anti-influenza (oseltamivir atau zanamivir).