Apa yang menyebabkan konstipasi kronis pada lansia?

1 . Manifestasi klinis: kehilangan gigi, makanan kecil dan halus; berkurangnya motilitas gastrointestinal; gangguan flora usus. 2 . Efek obat: obat tidur, obat antihipertensi tertentu, dll. 3, faktor penyakit: diabetes, hipotiroidisme, penurunan kadar estrogen, dll.; isolasi, berkurangnya interaksi sosial dan olahraga. 4, ketergantungan pencahar: pil ganja, Pil Huang Lian Shang Qing, berbagai teh pencahar, dll. 5, penyebab sembelit yang mendalam pada lansia: “penurunan daya usus, gangguan ekologi usus”, umumnya dikenal sebagai “usus lansia”. Waspada terhadap peremajaan “usus lansia”: Saat ini, “usus lansia” memiliki kecenderungan peremajaan: dengan polusi, tekanan kerja dan faktor pola makan yang disebabkan oleh sembelit kronis pada orang yang berusia sekitar tiga puluh tahun, dan disertai dengan kelemahan, pigmentasi, bau mulut, kehilangan nafsu makan, dan kondisi kurang sehat lainnya; bakteri usus normal (1) Bakteri yang menguntungkan: juga dikenal sebagai bakteri komensal, seperti Bifidobacterium, Lactobacillus, Eubacterium, dll. (2) Bakteri perantara: seperti Enterococcus, Escherichia coli, Bacillus, dll. Bakteri ini bermanfaat dan berbahaya bagi tubuh manusia, dan keduanya. (3) Bakteri berbahaya: seperti Pseudomonas aeruginosa, Staphylococcus, Clostridium perfringens, dll. Terutama efek yang berbahaya. (4) Disbiosis flora usus: efek berbahaya atau patogenik sangat terasa. Konsekuensi dari “usus orang tua”: wasir, fisura anus, dan penyakit anus lainnya semakin parah dan membentuk lingkaran setan; buang air besar dengan paksa membuat tekanan darah naik, pembuluh darah otak pecah dan pendarahan, menyebabkan kelumpuhan atau kematian; buang air besar dengan paksa menginduksi infark miokard, atau bahkan kematian mendadak, demensia, dll. 6, pandangan yang salah: Keamanan pengobatan Tiongkok Rhubarb, senna, atau obat pencahar stimulan yang mengandung zat serupa tidak cocok untuk penggunaan jangka panjang. Obat-obat tersebut hanya cocok untuk penggunaan khusus jangka pendek. Risiko penggunaan jangka panjang adalah: (1) Risiko penggunaan jangka panjang pada pasien lanjut usia: gangguan lingkungan internal dan memperburuk penyakit yang sudah ada sebelumnya. (2) Risiko penggunaan jangka panjang pada orang muda dan paruh baya: usus besar menghitam dan kemungkinan kanker. 7. Perhatikan sembelit, gunakan obat pencahar dengan hati-hati dan hindari penyalahgunaan. Eksperimen telah mengkonfirmasi bahwa penggunaan obat pencahar stimulan dalam jangka panjang menyebabkan penurunan sel saraf kolon dan penurunan sensitivitas mukosa. Penurunan dinamika usus. Risiko pada lansia: (1) Ketidakseimbangan air dan elektrolit: hipovolemia, hiponatremia, hipokalemia. (2) Hipernatremia: penggunaan laktulosa konsentrasi tinggi, dll. (3) Hilangnya ketidakseimbangan asam-basa magnesium: asidosis metabolik (kehilangan bikarbonat kronis). (4) Risiko yang disebabkan oleh pengobatan: insufisiensi jantung kronis, insufisiensi ginjal, hipertensi (penggunaan diuretik, penghambat enzim pengubah angiotensin), lansia.