Pencegahan penyakit kardiovaskular melibatkan pengurangan asupan kolesterol tinggi dan makan sesedikit mungkin makanan berkolesterol tinggi seperti jeroan hewan, tetapi asupan protein perlu dipastikan.
Telur adalah sumber protein yang baik, dan meskipun kuning telur mengandung kolesterol tinggi, namun mengandung lesitin yang memiliki efek pencegahan pada aterosklerosis, dan mengkonsumsi tidak lebih dari dua butir telur sehari tidak akan mempengaruhi kesehatan.
Lemak babi, misalnya, mengandung sejumlah besar asam lemak jenuh dan harus dikonsumsi secukupnya.
Diet harus didasarkan pada minyak nabati yang mengandung asam lemak tak jenuh, dan rasio minyak hewani terhadap minyak nabati umumnya dapat dikontrol sekitar 1:3.