Perbedaan antara kematian mendadak dan infark miokard

Kematian mendadak dan infark miokard berbeda terutama dalam hal definisi, etiologi, manifestasi klinis, dan pengobatan. 1. Definisi: Kematian mendadak adalah kematian yang disebabkan oleh penyakit jantung dalam waktu singkat, biasanya dalam waktu 24 jam; infark miokard adalah nekrosis sel miokard yang disebabkan oleh iskemia koroner. 2. Etiologi: Kematian mendadak dapat disebabkan oleh infark miokard, aritmia berat dan sebagainya, yang disebut kematian jantung mendadak, dan juga dapat disebabkan oleh penyakit pernapasan, penyakit serebrovaskular, dan sebagainya; infark miokard sebagian besar disebabkan oleh aterosklerosis koroner, dan tekanan darah tinggi serta diabetes melitus juga merupakan faktor risiko. 3. Manifestasi klinis: kematian mendadak bermanifestasi sebagai henti jantung, kehilangan kesadaran, henti napas, bahkan kematian; infark miokard bermanifestasi sebagai nyeri tekan di daerah dada anterior, yang dapat menjalar ke tungkai atas kiri, sakit gigi, dll., sering kali disertai sesak dada, pusing dan gejala lainnya. 4. Pengobatan: Kematian mendadak memerlukan resusitasi, kompresi dada, bantuan pernapasan, dan defibrilasi listrik untuk menyelamatkan nyawa; infark miokard memerlukan penggunaan urokinase, aspirin, dan obat lain untuk trombolisis, antikoagulan, dan perawatan lainnya. Kematian mendadak dan infark miokard keduanya lebih serius, harus segera meminta bantuan 120, dan CPR, nitrogliserin oral, serta tindakan darurat lainnya untuk mengulur waktu perawatan.