Ketika pusing terjadi setelah pengobatan progesteron oral, biasanya disebabkan oleh reaksi yang merugikan terhadap obat dan akan hilang ketika obat benar-benar dihilangkan dari tubuh. Namun demikian, jika pasien menderita hipertensi, spondilosis servikal atau penyakit serebrovaskular, tidak dapat dikesampingkan bahwa pusing disebabkan oleh penyakit organik ini. CT atau MRI kepala dapat memperjelas diagnosis penyakit dan, berdasarkan hasil pemeriksaan, memilih obat yang tepat untuk mengobati kondisi tersebut.