Penyebab infeksi saluran kemih pada bayi laki-laki

Penyebab terbesar infeksi saluran kemih pada bayi laki-laki mungkin karena overcircumcision atau sunat. Dengan kulup yang terlalu disunat atau disunat, anak-anak memiliki urin yang tidak dicuci tepat waktu dan urin dapat mengandung sisik urin yang dapat mengiritasi kelenjar kulup dan menjadi meradang. Hal ini juga bisa disebabkan karena memakai popok dan tidak menggantinya tepat waktu. Peradangan kimiawi urin juga dapat menyebabkan uretra menjadi merah dan meradang. Disarankan bahwa bayi laki-laki harus membalik kulupnya setiap hari untuk membersihkan lubang uretra, kelenjar dan alur koronal, yang akan mencegah timbulnya infeksi saluran kemih. Popok bayi laki-laki harus diganti setiap 3-4 jam sekali untuk mencegah peradangan kimiawi pada uretra akibat air seni yang berlebihan.