Melasma, juga dikenal sebagai bintik-bintik hati, sering terjadi pada wanita dan muncul berpasangan besar di pipi. Perawatan laser saat ini cenderung memperburuk kondisi atau tidak terlalu efektif ketika diulang.
Penyebab melasma terkait dengan faktor-faktor berikut.
1. Sinar UV (85,2%).
2. Jenis kulit (49,9%).
3.Heredity (30,4%).
4. Penggunaan kosmetik yang tidak tepat (29,4%).
5. Glukokortikoid topikal (14,9%).
6. Tidur (12,2 persen).
7. Kontrasepsi oral (7,3 persen)
8. Penyakit sistemik (penyakit tiroid 2,5%, penyakit ginekologi 11,8%, penyakit hati 2,4%).
Prinsip-prinsip pengobatan melasma
1. Singkirkan faktor pemicu yang mungkin terjadi: paparan sinar matahari, pil KB, tidur yang cukup.
2.Memulihkan fungsi penghalang kulit: menenangkan dan melembabkan, terutama mengandalkan produk perawatan kulit energi fungsional dan kebiasaan sehari-hari yang baik.
3.Anti-inflamasi: senyawa glycyrrhizin, 80mg/dosis, 2-3 kali seminggu secara intravena. 1 bulan kemudian, 50mg Bid secara oral, kemudian optimalkan pengobatan sesuai dengan pengetikan, bahkan beberapa orang dapat meningkat secara signifikan satu bulan setelah pengobatan anti-inflamasi dan perbaikan penghalang.
4, Penghambatan pigmentasi.
5 . Meningkatkan fungsi pembuluh darah.
6.Mengoptimalkan pengobatan sesuai dengan pengetikan.
Pencegahan melasma
1 . Perlindungan matahari.
2 . Lindungi penghalang kulit dan jangan membahayakan kulit dengan cara yang salah.
3. Perhatikan suplementasi vitamin C dan E setiap hari yang keduanya dapat menghambat melanin dan meningkatkan elastisitas pembuluh darah.
4. Jangan menggunakan kosmetik yang berkualitas buruk dan merusak kulit.
5 . Gunakan glukokortikoid dengan benar dan hati-hati dan hindari kosmetik pemutih yang berpotensi mengandung hormon yang bekerja cepat.