Nevus berpigmen dapat diklasifikasikan sebagai nevi junctional, nevi intradermal, dan nevi campuran, tergantung pada lokasi sel nevus di kulit. 1. Nevus junctional, di mana sel nevus dan sarang sel nevus terutama berada di antara lapisan bawah epidermis dan dermis, ditandai dengan bentuknya yang rata atau sedikit lebih tinggi dari permukaan kulit, dengan batas yang tidak jelas, permukaannya halus, tidak berambut, kilau yang bervariasi, warna kekuningan, kehijauan atau kecoklatan, dan dapat terlihat di bagian mana saja dari tubuh, terutama pada anak muda dan anak-anak. 2. Nevi intradermal, yaitu sel nevus dan sarang sel nevus yang berkumpul di dermis, sering kali berbentuk pipih atau lebih tinggi dari kulit dalam bentuk kutil, berwarna coklat tua atau pernis, dan berbulu seragam. Ini adalah nevus berpigmen yang umum terjadi pada orang dewasa, dengan batas yang jelas dan tidak mudah berubah menjadi ganas. 3 . Nevus campuran adalah nevus di mana sel nevus dan sel nevus hidup di epidermis dalam dan juga di dermis. Umumnya, bagian tengah nevus menonjol dari permukaan kulit, dengan rambut panjang, dan daerah sekitarnya terdistribusi secara difus, dengan kilau yang berbeda dan batas yang tidak jelas, yang merupakan komponen nevus junctional. Baik nevi campuran maupun nevi junctional berpotensi menjadi ganas. Beberapa informasi menunjukkan bahwa kanker pada beberapa nevi berpigmen berhubungan dengan gesekan dan kerusakan eksternal. Tahi lalat di daerah yang rentan terhadap gesekan memiliki peluang lebih tinggi untuk menjadi ganas. Misalnya, tahi lalat di telapak tangan dan kaki, leher, ketiak, dada, kepala, punggung, alat kelamin, dan area lain yang rentan terhadap gesekan memiliki kemungkinan besar untuk berubah menjadi ganas dan harus diobservasi secara teratur atau langsung dihilangkan untuk mencegah metastasis ganas. 2. Tahi lalat yang terpapar Sinar matahari atau sinar ultraviolet dapat meningkatkan kemungkinan tahi lalat berubah, sehingga tahi lalat pada area yang terpapar dalam jangka panjang sebaiknya dihilangkan. 3. Tahi lalat di ekstremitas Tahi lalat di telapak kaki merupakan tempat yang baik untuk melanoma. Menurut statistik medis, tahi lalat di ujung ekstremitas, seperti di bawah jari atau kuku, harus diberi perhatian khusus. 4. Tahi lalat pada selaput lendir Tahi lalat pada mukosa mulut, konjungtiva, vagina, dan kulup.