Orkidisme, juga dikenal sebagai agenesis testis kongenital, adalah suatu kondisi di mana anak-anak dilahirkan dengan ketidakhadiran testis, alat kelamin luar pria, dan tidak ada kelainan pada kromosom kelamin secara unilateral atau bilateral, dan secara klinis jarang terjadi serta dibagi menjadi dua kategori: agenesis testis unilateral dan bilateral. Gejala yang umum terjadi adalah testis tidak ada, hipoplasia gonad, dan penurunan kadar testosteron dalam darah. Pencegahan: 1, harus makan lebih banyak sayuran dan buah-buahan segar, meningkatkan asupan vitamin C dan bahan lainnya, untuk meningkatkan kemampuan anti-inflamasi tubuh. 2, disarankan untuk menjadi ringan, makan lebih banyak buah dan sayuran, kombinasi makanan yang wajar, perhatikan kecukupan gizi, hindari merokok dan alkohol hindari pedas. Hindari berminyak, hindari tembakau dan alkohol. Berkurangnya konsentrasi testosteron: hipogonadisme seksual pria, hipoplasia testis primer naif, hiperprolaktinemia, hipopituitarisme, lupus eritematosus sistemik, hipotiroidisme, osteoporosis, kriptorkismus, dan ginekomastia dapat dilihat dari berkurangnya tingkat testosteron. Makan lebih banyak madu, royal jelly, rumput laut, daun bawang, dll. dapat meningkatkan testosteron darah. Menstabilkan emosi dan menjaga suasana hati tetap rileks juga penting.