Selama siklus menstruasi, karena pengaruh berbagai hormon endokrin terkait, kelenjar susu akan mengalami beberapa perubahan hiperplasia fisiologis dan peremajaan, yang mengakibatkan jaringan payudara mengalami berbagai tingkat kemacetan dan edema, dan perubahan ini dapat mengganggu pemeriksaan dokter mengenai lokasi, ukuran, dan sifat benjolan payudara, yang kemudian memengaruhi penilaian terhadap sifat benjolan payudara. Jadi, kapan waktu yang paling tepat untuk melakukan pemeriksaan? Waktu terbaik untuk memeriksa payudara adalah sekitar hari ke-9 hingga ke-10 menstruasi atau 3-7 hari setelah menstruasi selesai. Pada waktu ini, efek estrogen pada kelenjar susu sangat minim, kelenjar susu dalam keadaan relatif statis, dan lesi atau kelainan pada payudara dapat dengan mudah dideteksi. Wanita lanjut usia pasca-menopause dapat memilih waktu untuk melakukan pemeriksaan payudara karena mereka tidak terlalu terpengaruh oleh hormon endokrin akibat penurunan hormon estrogen dalam tubuhnya. Namun, Anda harus diingatkan bahwa insiden kanker payudara yang tinggi terjadi pada usia antara 45 dan 55 tahun. Jika lesi payudara terdeteksi selama pemeriksaan payudara sendiri atau skrining, Anda harus mencari pertolongan medis lebih awal dan mengikuti instruksi dokter untuk tindak lanjut. Beberapa pasien tidak menjalani pemeriksaan rutin dalam waktu yang lama setelah remisi klinis penyakit jinak payudara, dan ketika lesi jinak yang awalnya jinak menjadi ganas, akan sangat sulit untuk disembuhkan. Oleh karena itu, konsultasi dini harus menjadi prinsip penting, dan memilih waktu terbaik untuk berkonsultasi dengan dokter adalah cara penting untuk meningkatkan tingkat diagnosis yang benar.