Bagaimana Anda bisa mengetahui apakah anak Anda menderita cerebral palsy? Inilah yang mungkin perlu Anda ketahui

  Banyak anak dengan cerebral palsy yang lahir setiap tahun, jadi bagaimana Anda bisa mengetahui apakah anak Anda menderita cerebral palsy? Sebagai orang tua, kita perlu mengetahui apakah anak kita memiliki gejala-gejala utama ini.  1. Gangguan gerakan. Orang tua perlu mengamati apakah anak mereka memiliki gerakan yang tidak disengaja atau postur tubuh yang tidak normal, apakah ia dapat menggenggam benda dengan kedua tangannya, apakah ia dapat berjalan dengan kedua kakinya, dan apakah ia dapat mengunyah dan menelan secara normal.  2. Keterbelakangan mental. Amati apakah anak memiliki respons yang jelas terhadap objek eksternal dan dalam penyangkalan.  3.Gangguan bahasa. Apakah ada pengucapan yang cadel atau cadel.  4.Gangguan penglihatan dan pendengaran. Uji apakah pendengaran anak normal dan apakah ada strabismus internal.  5.Gangguan pertumbuhan dan perkembangan. Amati apakah anak tersebut pendek dan lambat pertumbuhannya dibandingkan dengan teman sebayanya.  6. Sebagian anak dengan cerebral palsy akan mengalami gejala epilepsi.  Jika anak ditemukan memiliki gejala yang sesuai, orang tua perlu membawa anak ke rumah sakit untuk diagnosis lebih lanjut sesegera mungkin. Kombinasikan pemeriksaan rutin rumah sakit dan pemeriksaan tambahan seperti EEG dan CT otak, sehingga dokter dapat membuat keputusan yang komprehensif. Banyak ahli menunjukkan bahwa semakin dini cerebral palsy terdeteksi, semakin baik penanganannya. Oleh karena itu, para orang tua perlu mengenal gejala utama cerebral palsy.  Pengobatan untuk cerebral palsy saat ini terdiri atas rehabilitasi, pengobatan, pembedahan, akupunktur, pijat dan perawatan medis Tiongkok lainnya. Di antaranya, pembedahan dapat membantu penderita cerebral palsy pulih dari gejalanya sesegera mungkin. Di antaranya, penyempitan saraf tepi, diseksi akar saraf tulang belakang posterior selektif dan pengupasan jaring saraf simpatis karotis, semuanya telah mencapai hasil yang baik dalam praktik klinis. Beberapa prosedur pembedahan digunakan untuk merawat semua jenis anak dengan cerebral palsy, sehingga dapat disesuaikan dengan gejala pasien, dan pelatihan motorik pra- dan pasca-operasi yang tepat dapat digunakan untuk meningkatkan pemulihan anak.