Pilek dan flu mungkin adalah penyakit yang paling dikenal, jadi setiap kali seseorang tiba-tiba bersin atau pilek, hal pertama yang terlintas dalam pikirannya adalah mereka menderita pilek dan flu, dan mereka membeli obat pilek dan flu untuk mengobatinya, hanya untuk mengobatinya, hanya untuk memperburuknya seiring waktu. Bahkan, sering kali itu bukan pilek, tetapi rinitis alergi. Perbedaan antara rinitis alergi dan pilek dan flu: Perbedaan 1: Penyebab yang berbeda Pilek dan flu disebabkan oleh virus, sedangkan rinitis alergi disebabkan oleh partikel-partikel kecil di udara, seperti debu, serbuk sari, bulu binatang, jamur di udara, dll., dan juga karena perubahan suhu dan kelembaban udara. Perbedaannya adalah bahwa gejala pilek dan flu tidak hanya di hidung, tetapi juga di seluruh sistem tubuh. Selain radang selaput lendir hidung, pasien terkadang mengalami demam, sakit tenggorokan, batuk dan nyeri otot di seluruh tubuh. Dalam kasus rinitis alergi, hanya sebagian kecil pasien yang merasa lelah, sedangkan mayoritas pasien hanya mengalami gejala hidung, seperti gatal, bersin, pilek dan hidung tersumbat, tetapi tidak demam atau sakit tenggorokan. Perbedaan 3: Lamanya onset berbeda Onset pilek dan flu pendek dan biasanya dapat disembuhkan dalam waktu sekitar satu minggu setelah pengobatan. Rinitis alergi, di sisi lain, adalah penyakit jangka panjang dan dapat dibagi menjadi serangan musiman dan serangan jangka panjang menurut pola serangannya. Rinitis alergi musiman juga sering disebut sebagai demam, karena sebagian besar alergi disebabkan oleh serbuk sari dan terjadi pada musim semi dan musim panas, ketika serbuk sari tersebar. Beberapa pasien juga memiliki rinitis alergi tanpa pola tertentu, yang dapat menyerang setiap saat sepanjang tahun, tetapi tidak setiap hari, hanya pada hari-hari tertentu, tetapi tanpa pola dan dengan tingkat keparahan serangan yang bervariasi. Sebagian pasien mengalami serangan yang sangat parah di musim dingin ketika cuaca kering, atau lebih sering di musim panas ketika mereka keluar masuk ruangan yang dingin. Diagnosis dan pengobatan: Rinitis alergi perlu segera diobati, karena pengobatan hanya mengurangi gejala sementara dan desensitisasi memerlukan waktu yang lama. Karena rinitis alergi mirip dengan pilek dan flu, banyak pasien yang tidak dapat membedakan keduanya, sehingga penting untuk mendiagnosis kondisi tersebut agar dapat mengobatinya dengan benar.