Beberapa kesalahpahaman umum mengenai pengobatan miopi

  Miopi sangat umum terjadi, dan banyak anak yang terkena gejala miopi, yang membahayakan kesehatan mata anak yang terkena.  Salah satu kesalahpahaman adalah bahwa bedah laser excimer dapat menyembuhkan semua penyakit mata.  Banyak pasien dan keluarga mereka percaya bahwa operasi laser excimer akan menyembuhkan miopi dan penyakit mata lainnya, dan sebagian pasien bahkan percaya bahwa mereka tidak akan terkena katarak di masa mendatang. Faktanya, pembedahan laser digunakan untuk mengoreksi kelainan refraksi dan memperbaiki penglihatan dengan menyesuaikan kelengkungan kornea, sehingga menyelamatkan pasien rabun dari rasa sakit akibat pemakaian kacamata. Pembedahan laser Excimer bukanlah obat untuk semua, apalagi pengobatan untuk penyakit mata lainnya.  Mitos #2: Bedah laser Excimer diperuntukkan bagi semua orang.  Selama proses konsultasi, kami sering menjumpai banyak siswa sekolah menengah yang meminta untuk dioperasi, dan banyak lainnya yang percaya bahwa mereka dapat melakukan operasi miopi kapan pun mereka mau. Namun demikian, karena usia mereka yang masih muda, mata mereka belum cukup matang dan kelainan refraksinya belum stabil, jadi mereka tidak boleh menjalani bedah excimer terlalu dini. Pasien dengan SLE, artritis reumatoid, diabetes, sklerosis multipel, hepatitis dan penyakit mata serius lainnya, harus memilih pembedahan laser excimer secara lebih hati-hati. Perawatan laser tidak memerlukan sayatan. Banyak laser digunakan dalam aplikasi medis yang bersifat bedah. Bedah laser jarang menimbulkan trauma dan memiliki fitur seperti kerusakan ringan, presisi yang baik, dan peningkatan penglihatan yang cepat dibandingkan dengan bedah tradisional, tetapi tidak sama dengan tidak memerlukan pembedahan.  Mitos No. 3: Tidak ada kekambuhan setelah operasi laser.  Perkembangan miopi adalah proses bertahap yang terkait dengan perkembangan fisik dan kebugaran, lingkungan dan kebiasaan belajar dan bekerja. Setelah pembedahan, dari segi kelainan refraksi, penglihatan telah kembali normal, bebas dari ketidaknyamanan pemakaian kacamata. Pembedahan tidak dapat memperpendek sumbu mata, tetapi hanya mengubah kekuatan refraksi kornea, dan proses progresif miopia tidak berakhir, sehingga pasien miopia diingatkan bahwa mereka harus menjalani operasi laser setelah miopia mereka relatif stabil dan mempertahankan kebiasaan hidup yang baik sehingga efeknya akan stabil.  Mitos No. 4: Perawatan buta menyebabkan hasil yang buruk.  Banyak pasien yang secara membabi buta mendengarkan iklan yang tidak akurat dan terlalu serakah untuk mendapatkan perawatan yang murah, sementara mengabaikan tingkat perawatan medis dan kondisi tambahan yang terkait, yang mengakibatkan hasil bedah yang kurang ideal. Oleh karena itu, pasien rabun jauh harus diingatkan bahwa mereka harus memahami secara rinci tujuan operasi, proses dan kemungkinan kondisi pasca operasi, dan harus menjalani pemeriksaan yang cermat sebelum operasi untuk menentukan apakah mereka cocok untuk operasi atau jenis operasi apa yang harus mereka pilih.  Hal di atas telah membuat kita sadar akan kesalahpahaman pengobatan miopia. Miopia dapat menyebabkan kerusakan serius pada banyak anak dan karenanya mempengaruhi pertumbuhan anak yang terkena dampak.