Pengobatan tuberkulosis pada lansia

Pengobatan tuberkulosis pada lansia dibagi menjadi pengobatan anti-tuberkulosis dan pengobatan umum. Terapi obat anti-tuberkulosis yang rasional merupakan metode penting untuk menyembuhkan tuberkulosis secara tuntas pada lansia. Terapi obat anti-tuberkulosis yang rasional harus mengikuti lima prinsip berikut: 1. awal, setelah diagnosis dipastikan, segera gunakan obat tanpa penundaan; 2. kombinasi, gabungkan dua atau lebih obat anti-tuberkulosis; 3. dosis yang tepat, karena lansia tidak mentoleransi obat dengan baik, sehingga dianjurkan untuk menyesuaikan obat sesuai dengan kondisi masing-masing pasien; 4. teratur, jangan sembarangan berhenti menggunakan atau menghilangkan obat; 5. seluruh proses, umumnya setidaknya enam bulan pengobatan Pengobatan umum pasien lansia penderita TBC harus memperhatikan istirahat dan menghindari pengerahan tenaga selama fase aktif penyakit, dan harus mengkonsumsi nutrisi yang cukup. Setelah penyakitnya membaik, mereka harus secara bertahap berpartisipasi dalam kegiatan, meningkatkan kebugaran fisik mereka dan memperkuat kemampuan mereka untuk melawan penyakit. Selain itu, pasien lansia dengan TBC sering memiliki kombinasi dari banyak penyakit yang mendasarinya, seperti bronkitis kronis, diabetes dan penyakit jantung. Selama pengobatan anti-tuberkulosis, perhatian juga harus diberikan pada pengobatan penyakit yang mendasarinya. Jika penyakit yang mendasarinya tidak terkontrol dengan baik, efek pengobatan TB akan sangat berkurang dan bahkan mungkin berdampak negatif pada penyakit lainnya.