Konsultasi adalah metode diagnosis di mana dokter memperoleh informasi riwayat medis melalui pertanyaan sistematis terhadap pasien atau orang yang terkait dan membuat penilaian klinis setelah analisis yang komprehensif. Interogasi adalah cara utama pengambilan riwayat. Kelengkapan dan keakuratan riwayat memiliki dampak yang besar pada diagnosis dan penatalaksanaan penyakit. Sebagian besar petunjuk dan dasar untuk memecahkan masalah diagnostik pasien berasal dari informasi yang diperoleh melalui anamnesis. Informasi yang diperoleh melalui konsultasi sangat penting untuk memahami terjadinya dan perkembangan penyakit, diagnosis dan pengobatannya, status kesehatan sebelumnya dan penyakit sebelumnya, dan untuk memberikan informasi dasar yang paling penting untuk pemeriksaan fisik berikutnya dan pengaturan berbagai pemeriksaan diagnostik pasien. Seorang dokter yang memiliki pengetahuan medis yang mendalam dan pengalaman klinis yang luas, sering kali dapat membuat diagnosis yang akurat terhadap pasien tertentu melalui pertanyaan. Terutama pada penyakit tertentu, atau pada tahap awal penyakit, organisme hanya dalam tahap perubahan fungsional atau patofisiologis, dan masih kurang perubahan morfologis organik atau jaringan atau organ, sementara pasien dapat menyatakan perasaan khusus tertentu, seperti pusing, lemah, perubahan nafsu makan, nyeri, insomnia, kecemasan dan gejala lainnya jauh lebih awal. Pada tahap ini, tidak ada temuan positif dalam pemeriksaan fisik, tes laboratorium, atau bahkan pemeriksaan khusus, sementara informasi yang diperoleh dari pertanyaan dapat digunakan sebagai dasar diagnosis jauh lebih awal. Bahkan, dalam pekerjaan klinis, diagnosis beberapa penyakit pada dasarnya dapat ditentukan hanya melalui konsultasi, seperti flu, bronkitis, angina pektoris, epilepsi, malaria, ascariasis bilier, dll. Sebaliknya, mengabaikan konsultasi pasti akan menyebabkan riwayat medis yang tidak lengkap dan kurangnya pemahaman yang rinci dan akurat tentang penyakit, yang sering menyebabkan terlewatkan atau salah diagnosis dalam pekerjaan klinis. Untuk kasus dengan kondisi yang kompleks dan kurangnya gejala dan tanda yang khas, konsultasi yang mendalam dan terperinci bahkan lebih penting. Mengambil riwayat medis adalah langkah pertama bagi dokter untuk merawat pasien, dan pentingnya juga terletak pada kenyataan bahwa ini adalah waktu yang paling penting bagi dokter dan pasien untuk berkomunikasi dan membangun hubungan dokter-pasien yang baik. Metode yang benar dan keterampilan konsultasi yang baik akan membuat pasien merasa ramah dan dapat dipercaya serta percaya diri untuk bekerja sama dengan dokter, yang juga sangat penting untuk mendiagnosis dan mengobati penyakit. Selain mengumpulkan informasi tentang penyakit pasien untuk diagnosis dan pengobatan, proses konsultasi juga memiliki fungsi lain, seperti mendidik pasien, memberikan informasi kepada pasien, dan kadang-kadang bahkan komunikasi itu sendiri memiliki efek terapeutik.