Infeksi HPV adalah penyebab utama kanker serviks dan lesi prakankernya, terutama infeksi HPV risiko tinggi. Dalam 40 tahun terakhir, penerapan sitologi serviks dan skrining infeksi HPV telah memungkinkan deteksi dini dan pengobatan kanker serviks dan lesi prakanker, dan tingkat kejadian dan kematian kanker serviks telah berkurang secara signifikan. Saat ini, kanker serviks adalah satu-satunya kanker yang dapat dicegah di dunia. Namun, keterlambatan dalam deteksi dini dan diagnosis dini kanker serviks dan lesi prakankernya masih merupakan faktor penghambat yang membatasi perkembangan lebih lanjut pencegahan kanker serviks. Secara klinis, gejala awal kanker serviks tidak berbahaya, dan sebagian besar pasien sudah berada pada stadium menengah dan akhir ketika didiagnosis. Oleh karena itu, skrining dini dan teratur untuk sitologi serviks dan infeksi HPV memiliki peran yang sangat penting. Bahkan, terjadinya kanker serviks dapat dicegah dengan pengobatan intervensi lesi prakanker yang terdeteksi pada tahap awal. Oleh karena itu, mereka yang memiliki salah satu faktor risiko tinggi berikut ini harus pergi ke rumah sakit untuk pemeriksaan spesialis: 1. Mereka yang memiliki usia rendah saat pertama kali melakukan hubungan seksual; 2. Mereka yang melahirkan lebih awal atau memiliki banyak kelahiran; 3. Mereka yang memiliki banyak pasangan seksual; 4. Mereka yang pasangan laki-lakinya memiliki kulup panjang, menderita herpes genital dan penyakit menular seksual lainnya.