Waspadai “kabut asap” pada orang dewasa muda dengan pendarahan otak

  Lu, berusia 30 tahun, terbangun di pagi hari dengan sakit kepala mendadak, tidak dapat berbicara dan kemudian tidak sadarkan diri. Ia dirawat di rumah sakit untuk CT scan: pendarahan otak ke dalam ventrikel. Angiogram seluruh otak dilakukan di ruang gawat darurat dan diagnosis “smouldering” telah dikonfirmasi. Setelah pengobatan yang agresif, pasien kini telah pulih tanpa efek residu apa pun.  Walaupun “smouldering” adalah penyakit serebrovaskular iskemik, namun gejala-gejalanya sangat bervariasi antar usia, dan dapat dengan mudah terlewatkan dan salah didiagnosis. Penyakit ini disebut “smouldering” (membara) karena penampilannya yang seperti asap pada angiografi serebral. Penyakit ini terjadi pada dua kelompok orang: dewasa muda berusia 30-40 tahun dan anak-anak di bawah usia 10 tahun. Jumlah penduduk yang pertama sekitar 60% dari populasi, dengan jumlah pria sedikit lebih banyak daripada wanita, dan tingkat kejadiannya adalah 1,2:1, tetapi angka ini berbeda dengan situasi di luar negeri, di mana tingkat kejadiannya lebih tinggi pada anak-anak daripada orang dewasa, dan telah terjadi peningkatan kejadian “kabut asap” dalam beberapa tahun terakhir.  Deteksi dini, diagnosis dan pengobatan adalah kunci untuk hidup normal.