Ingat miopi servisogenik yang kita sebutkan sebelumnya? Sebagai bentuk pseudomiopia, gejalanya berangsur-angsur membaik seiring dengan perubahan kebiasaan mata kita dalam kehidupan. Dan dengan meningkatnya tekanan belajar dan bekerja, semakin banyak dari Anda akan merasakan sakit dan kelelahan pada mata Anda, dan gejalanya sering kali tidak akan menjadi lebih baik, tetapi perlahan-lahan akan berkembang menjadi miopia, yang memengaruhi studi, pekerjaan, dan kualitas hidup Anda. Hari ini kita akan belajar tentang miopi, penyakit mata yang umum. I. Mengapa miopi? Mata menggunakan lensa untuk mencitrakan objek yang jauh pada retina, dan ketika melihat objek yang dekat, diperlukan otot-otot di sekitar mata untuk menekan lensa untuk memfokuskan kembali gambar pada retina. Otot-otot siliaris yang menekan lensa dapat menjadi spasmodik akibat ketegangan mata dan tidak dapat dikembalikan ke keadaan semula untuk sementara waktu. Apabila Anda melihat sesuatu dari kejauhan lagi, gambar akan berada di depan retina, membuat segala sesuatunya menjadi kabur, yang disebut miopi. Hal ini disebut pseudomiopia, tetapi mata dapat pulih setelah periode istirahat. Tetapi mata tidak mendapatkan istirahat untuk waktu yang lama, fungsi pengaturan diri berkurang, sehingga lensa perlahan-lahan menjadi cembung, menebal, diameter depan dan belakang mata menjadi lebih panjang, mata tidak bisa menjadi pencitraan normal, sehingga garis menjadi miopia sejati. Sebagai perubahan patologis, miopi yang sebenarnya tidak dapat dipulihkan, dan kita hanya dapat mencoba mencegahnya dengan menyesuaikan kebiasaan mata kita: 1. Lingkungan membaca yang baik Jangan membaca di bawah sinar matahari langsung atau cahaya redup untuk mengurangi rangsangan pada mata. 2. Postur belajar yang benar Jauhkan tangan Anda sejengkal dari ujung pena, dada Anda sekepalan tangan dari tepi meja dan mata Anda sejengkal kaki dari buku untuk mengurangi penggunaan mata dalam jarak dekat. 3.Istirahat yang tepat Saat membaca, belajar atau bekerja untuk waktu yang lama, Anda harus mengendurkan mata Anda setiap 30 hingga 40 menit. Anda bisa melihat langit atau benda-benda di kejauhan, yang akan membantu mencegah miopi. 4, sering melakukan senam mata Senam mata adalah seperangkat latihan kesehatan untuk melindungi mata sejak sekolah, menghabiskan beberapa menit setiap hari untuk melakukan senam mata yang benar dapat secara efektif meringankan tekanan di sekitar mata dan saraf untuk mencegah miopia. Tips: Jika Anda sudah rabun jauh, mengenakan kacamata dengan resep yang tepat bisa membantu mengurangi pertumbuhan miopi. Menyipitkan mata tanpa kacamata dapat menekan bola mata dan semakin meningkatkan miopi, dan dapat menyebabkan astigmatisme. Bagi mereka yang menderita ketegangan mata, latihan untuk pseudomyopia yang dijelaskan dalam tweet kami sebelumnya, juga sangat efektif.