Sakit perut dan diare yang disebabkan oleh dingin dapat diredakan dengan mengompres perut dengan air panas. Anda juga bisa minum air panas, yang biasanya dapat meredakan sakit perut dan diare. Jika diare lebih serius, Anda juga bisa minum obat anti-diare seperti montelukast setelah berkonsultasi dengan dokter Anda. Namun, jika diare tidak kunjung sembuh dalam waktu yang lama, atau bahkan memburuk, Anda perlu mencari nasihat medis untuk mendapatkan diagnosis yang jelas, yang mungkin disebabkan oleh keracunan makanan atau radang usus akut, bukan semata-mata karena kedinginan: 1. Keracunan makanan: Jika gejala sakit perut dan diare disertai mual dan muntah, Anda perlu waspada terhadap kemungkinan keracunan makanan. Selain gejala diare, mual dan muntah, Anda harus waspada terhadap kemungkinan keracunan makanan. Jika diagnosis sudah dipastikan, pengobatannya biasanya tablet belladonna untuk sakit perut dan senyawa fenilefrin untuk diare jika tinja steril. Selain itu, diperlukan lavage lambung, pengobatan anti infeksi atau antivirus untuk penyebabnya; 2. Radang usus akut: adalah penyakit umum pada saluran pencernaan, sering dimanifestasikan sebagai sakit perut, diare, serta kembung, muntah, dll., sakit perut sebagian besar terletak di umbilikus. Umumnya perlu ke dokter untuk pemeriksaan bakteri, lalu pilih obat antibakteri, seperti norfloksasin. Untuk sakit perut, tersedia obat antispasmodik seperti atropin, dan obat antidiare seperti montelukast, flavopiridol atau senyawa fenelzin. Dalam kehidupan sehari-hari, kita juga harus lebih memperhatikan agar perut tetap hangat, jangan makan makanan yang terlalu dingin, memperhatikan kebersihan makanan, dll., untuk menghindari kambuhnya gejala tersebut.