Rekomendasi diet Ge Keyou, direktur Masyarakat Nutrisi Cina, menunjukkan bahwa Panduan ini menganjurkan “campuran kasar dan halus”, mendorong orang untuk makan lebih banyak kedelai dan produknya, mengurangi jumlah minyak goreng, mengurangi garam. “Makanan kasar” kaya akan serat makanan, dapat mengencerkan saluran usus manusia, terutama pada racun usus besar, melancarkan buang air besar, menjaga kesehatan usus. Dalam beberapa tahun terakhir, ada juga penelitian yang menyatakan bahwa serat makanan dapat meningkatkan rasa kenyang dan membantu mengurangi asupan kalori, sehingga mencegah obesitas. Kedelai kaya akan protein nabati, yang dapat digunakan sebagai sumber protein pilihan bagi manusia, karena asupan protein hewani pasti akan menyebabkan asupan kolesterol pada saat yang bersamaan. Penelitian juga telah mengkonfirmasi bahwa kedelai dan produknya dapat secara efektif menurunkan tingkat tekanan darah pada orang sehat, dan isoflavon kedelai yang terkandung dalam kedelai juga bermanfaat dalam mengatur metabolisme lipid. Orang normal tidak boleh mengonsumsi lebih dari 25-30 g minyak goreng dan 6 g garam per hari, karena asupan lemak yang berlebihan akan menyebabkan hiperlipidemia, kelebihan berat badan, dan bahkan obesitas, yang akan meningkatkan risiko berbagai penyakit kronis. Asupan garam yang berlebihan dapat menyebabkan tekanan darah tinggi, yang merupakan faktor risiko independen untuk banyak penyakit kronis seperti diabetes dan stroke. Resep olahraga Pedoman ini juga mendorong orang untuk “berolahraga setiap hari”, merekomendasikan orang dewasa yang sehat untuk mempertahankan tingkat olahraga harian “6.000 langkah”. Jumlah dasar aktivitas harian setara dengan sekitar 2.000 langkah, dan “1.000 langkah” sebagai unit dasar aktivitas dapat setara dengan 7 menit bersepeda, 8 menit mengepel lantai, 10 menit berjalan kaki dengan kecepatan sedang, atau 8 menit tai chi. Menurut Pedoman, latihan yang berkaitan dengan kesehatan orang dewasa dapat dikategorikan ke dalam latihan ketahanan aerobik, latihan kekuatan otot, dan latihan fleksibilitas sendi. Latihan ketahanan aerobik meliputi bersepeda, berenang, berjalan kaki, dan jogging. Latihan kekuatan otot dapat dilakukan dengan dumbel dan peralatan kebugaran. Latihan fleksibilitas sendi terutama dilakukan melalui fleksi, ekstensi, dan rotasi sendi. Bentuk latihan yang berbeda memiliki efek yang berbeda untuk meningkatkan kesehatan. Panduan ini menunjukkan bahwa latihan ketahanan aerobik dapat meningkatkan fungsi kardiorespirasi, menurunkan tekanan darah, lipid darah dan kadar glukosa darah, meningkatkan sensitivitas insulin, meningkatkan metabolisme glukosa dan lipid serta mengatur sistem endokrin, meningkatkan kepadatan tulang, dan mengurangi penumpukan lemak tubuh. Kepatuhan jangka panjang terhadap latihan aerobik dapat mengurangi risiko penyakit jantung koroner, stroke, dan diabetes tipe 2. Latihan otot dapat membuat tulang, sendi dan otot menjadi lebih kuat. Hal ini membantu memperlambat penurunan fungsi motorik tubuh. Penelitian terbaru juga menemukan bahwa olahraga yang masuk akal dapat mengurangi stres, memberikan rasa senang, meredakan kecemasan, dan memperbaiki gejala depresi. Selain itu, otot rangka memiliki pengaturan metabolisme, dapat mencegah diabetes, obesitas dan penyakit lainnya, menunda perkembangannya. Para ahli mengingatkan, karena kebugaran fisik yang berbeda, dapat menahan jumlah latihan juga berbeda, oleh karena itu, dalam melakukan aktivitas fisik juga harus terukur, setahap demi setahap. Pilihan makanan ringan dan minuman yang wajar Pedoman ini juga secara manusiawi menyarankan agar makanan ringan dan minuman dipilih secara wajar. Pilihan yang wajar adalah produk susu, buah-buahan dan sayuran, kacang-kacangan, dll., yang dapat menambah asupan nutrisi dari makanan sehari-hari, tetapi tidak akan meningkatkan asupan energi yang berlebihan. Penelitian telah menunjukkan bahwa mengonsumsi sedikit kacang-kacangan per minggu dapat membantu melindungi kesehatan jantung, tetapi konsumsi yang berlebihan dapat meningkatkan asupan energi dan menyebabkan obesitas. Mempertahankan asupan kacang mingguan sebanyak 50 g lebih masuk akal. Minuman berkadar gula tinggi dan minuman berkarbonasi dapat meningkatkan asupan energi dan membahayakan kesehatan mulut. Konsumsi alkohol yang berlebihan juga meningkatkan asupan energi, karena setiap gram alkohol dimetabolisme untuk menghasilkan 29 kJ energi. Ketika tubuh mengkonsumsi energi yang cukup melalui diet, energi yang dihasilkan oleh metabolisme alkohol disimpan sebagai lemak. Oleh karena itu, orang yang minum terlalu banyak alkohol dalam jangka waktu yang lama sering kali rentan terhadap obesitas dan diabetes tipe 2. Kerusakan alkohol pada hati juga telah dikonfirmasi oleh berbagai penelitian, dan konsumsi alkohol dalam jangka panjang meningkatkan risiko sirosis dan kanker hati. Di sisi lain, beberapa penelitian menunjukkan bahwa konsumsi alkohol yang tepat, terutama anggur merah, memiliki efek perlindungan tertentu terhadap kesehatan jantung. Dalam hal ini, Pedoman merekomendasikan asupan alkohol harian tidak lebih dari 25 g untuk pria dan tidak lebih dari 15 g untuk wanita. Konsistensi adalah kuncinya Dr Troedsson menekankan lagi bahwa efek diet dan olahraga terhadap kesehatan sering kali perlu dibuktikan dalam jangka waktu yang lebih lama. Ini bukan hanya masalah makan makanan yang sehat dan berolahraga yang cukup sepanjang hari. Mempertahankan gaya hidup sehat adalah tugas jangka panjang yang membutuhkan ketekunan.