Limfadenitis mesenterika adalah penyakit yang umum dan sering terjadi pada balita dan anak usia sekolah, dengan berbagai tingkat rasa sakit, yang dapat ditoleransi oleh anak-anak pada umumnya, tetapi juga dapat dimanifestasikan sebagai nyeri parah seperti perut akut, yang sulit ditoleransi oleh anak-anak. Penyakit ini disebabkan oleh patogen infeksi saluran pernapasan bagian atas yang memasuki sirkulasi darah anak dan kemudian menyerang kelenjar getah bening mesenterika; ini juga terkait dengan perkembangan sistem limfatik yang pesat pada anak-anak dalam kelompok usia ini. Umumnya, gejala klinis anak-anak dengan limfadenitis mesenterika akan segera sembuh setelah pengobatan suportif anti infeksi dan simtomatik, tetapi baru-baru ini, dua kasus limfadenitis mesenterika gabungan dirawat di departemen kami, yang memiliki kondisi khusus dan jarang terjadi di klinik, dan mereka telah dirawat dengan baik. Salah satu anak dirawat di rumah sakit karena sakit perut paroksismal selama 5 hari dan muntah selama 3 hari dan dirawat dengan limfadenitis mesenterika (USG perut menunjukkan pembesaran kelenjar getah bening) selama 4 hari dengan hasil yang buruk, dan ditemukan dikombinasikan dengan purpura alergi (abdominal dan kulit) dan radang usus buntu akut setelah pemeriksaan. Setelah pengobatan aktif anti infeksi, imunomodulasi, anti trombosit, anti alergi dan pengobatan suportif simtomatik lainnya, sakit perut anak menghilang, ruam mereda, tidak ada lagi muntah, dan rutinitas urin tidak abnormal, sehingga anak sembuh dan keluar dari rumah sakit, dan terus melakukan tindak lanjut. Anak lainnya adalah balita berusia 3 tahun yang dirawat di rumah sakit dengan sakit perut paroksismal selama 4 hari dan demam selama 2 hari. USG perut rawat jalan menunjukkan pembesaran kelenjar getah bening mesenterika yang reaktif. Setelah pengobatan rutin, demam anak tersebut mereda dan nyeri perut paroksismal tidak dapat diredakan secara efektif, sehingga ia menjalani pemeriksaan lebih lanjut, dan pemeriksaan USG seluruh perut menunjukkan pelebaran bawaan dari saluran empedu (tidak ada gejala yang menyertainya, seperti penyakit kuning pada kulit). Anak tersebut dipulangkan dari rumah sakit setelah perawatan bedah. Limfadenitis mesenterika adalah penyakit infeksi sederhana dengan prognosis yang baik, dan penulis juga melihat seorang anak dengan limfadenitis mesenterika yang dikombinasikan dengan neuroblastoma adrenal di rumah sakit yang lebih tinggi, dan diagnosis tumor adrenal terlewatkan karena limfadenitis mesenterika. Semua kasus ini mengingatkan kita bahwa bahkan penyakit yang sederhana pun perlu ditangani dengan hati-hati, dan kita harus waspada terhadap kondisi lain yang terlewatkan.