Perimenopause: Periode dari permulaan endokrin, biologis, dan fitur klinis yang terkait dengan menopause sebelum menopause sampai satu tahun setelah menopause. Usia rata-rata menopause adalah 49,5 tahun untuk wanita perkotaan dan 47,5 tahun untuk wanita pedesaan. Sekitar 1/3 wanita mengalami transisi yang mulus tanpa ketidaknyamanan yang signifikan, sementara sekitar 2/3 wanita mengalami berbagai gejala yang disebabkan oleh hipoestrogenemia dengan berbagai tingkat, yang disebut sindrom perimenopause. Sepertiga dari kehidupan seorang wanita akan dihabiskan dalam periode pasca-menopause. Oleh karena itu, penting untuk memperhatikan dan mengambil langkah-langkah pencegahan dan perawatan kesehatan selama periode menopause yang berbeda. 1. Pelajari tentang perimenopause. 2. Menjaga keseimbangan psikologis. Sesuaikan pola pikir Anda, tetap optimis dan hilangkan rasa takut dan cemas yang tidak semestinya. 3. Keluarga yang sehat dan harmonis. Keluarga yang sehat dan harmonis tidak hanya membuat wanita menopause merasa nyaman dan membebaskan mereka dari kekhawatiran mereka, tetapi juga melarutkan rangsangan negatif dari pekerjaan dan kehidupan serta membangun kepercayaan diri dalam hidup. 4.Patuhilah latihan yang sesuai. Penting untuk melakukan latihan fisik yang tepat untuk memperlambat penurunan kekuatan fisik sehingga Anda memiliki energi dan kekuatan yang cukup untuk dicurahkan pada pekerjaan dan kehidupan. 5, perhatikan kombinasi kerja dan istirahat. Pekerjaan dan kehidupan harus teratur, jangan minum alkohol atau teh sebelum tidur, jangan menonton film yang mendebarkan dan tragis untuk mempertahankan tidur yang nyenyak. 6.Makanan yang wajar. Karena perubahan tertentu dalam fisiologi dan metabolisme wanita menopause, penyerapan fungsi gastrointestinal berkurang. Asupan gula, kalori, lemak hewani, kolesterol dan garam harus dibatasi dan dilengkapi dengan protein berkualitas tinggi (susu, ikan, kacang-kacangan, daging tanpa lemak, jamur, makanan laut, jamur hitam, dll.), vitamin, elemen, kalsium dan serat. Untuk mempertahankan metabolisme tubuh yang normal. 7. Kehidupan seksual yang moderat. Pengaturan kehidupan seksual yang wajar dan moderat bermanfaat bagi kesehatan mental dan fisik. 8. Pencegahan dan pengendalian gangguan menstruasi. Jangan lalai tentang perdarahan setelah menopause, begitu ada kelainan, segera diagnosa dan obati. 9. Melakukan pemeriksaan ginekologi secara teratur. Insiden tumor pada wanita meningkat setelah menopause, jadi pemeriksaan ginekologi secara teratur harus dilakukan (setidaknya setahun sekali) untuk tujuan pencegahan dini dan pengobatan tumor. 10. Perhatikan kebersihan diri selama menopause. Kebersihan pribadi meliputi: kebersihan mulut & mdash; — memasuki masa menopause, gigi mulai mengendur, fungsi mengunyah menurun, harus mengembangkan kebiasaan kebersihan mulut yang baik; kebersihan kulit & mdash; — menopause, karena melemahnya peran pelindung kulit, untuk sering mandi, rajin mengganti pakaian dalam, tidak menggunakan sabun mandi, untuk mencegah lemak tubuh yang berlebihan hanyut, menyebabkan infeksi; kebersihan vulva & mdash; &mdash mdash; — Vulva harus dibilas setiap hari agar tetap bersih dan nyaman.