Apa saja modalitas terapi koyo intramuskular?

  Pendahuluan
  Koyo intramuskular
  Koyo intramuskular adalah koyo yang dikembangkan terutama untuk pengobatan nyeri sendi dan otot. Dari segi efektivitas koyo olahraga, koyo yang digunakan oleh para atlet pada umumnya hanya memberikan pereda nyeri sementara dan tidak memiliki manfaat terapeutik. Dengan penggunaan koyo intramuskular, cedera lama dan nyeri otot yang terakumulasi sebelumnya dapat diperbaiki, mencegah cedera lama menjadi lebih serius dan melukai diri sendiri jika tidak sembuh tetapi harus terus berlatih.
  Bahan koyo olahraga biasa tidak dapat direnggangkan dan area yang ditempelkan tidak hanya tidak dapat digerakkan, tetapi juga dapat dibungkus terlalu ketat dan menyebabkan gangguan sirkulasi darah, dan dapat menyebabkan ruam dan peradangan karena iritasi kulit yang kuat akibat berkeringat. Koyo intramuskular terbuat dari bahan elastis yang memungkinkan darah dan cairan limfatik mengalir di bawah kulit dan menyembuhkan otot yang sakit, sehingga atlet dapat terus berolahraga dan berlatih dengan percaya diri.
  Koyo intramuskular terlihat seperti plester, tetapi tanpa obat. Selain melindungi otot yang sudah lemah dan mencegah cedera olahraga tanpa memengaruhi fungsi otot, koyo ini juga berfungsi untuk melumpuhkan sendi.
  Penemunya
  Koyo intramuskular ditemukan oleh seorang dokter Jepang, Dr Kase, yang mengatakan bahwa nyeri sendi dan otot terutama berasal dari kerusakan lapisan kulit antara epidermis dan dermis, dan koyo ini efektif dalam mengurangi rasa sakit dengan menciptakan ruang untuk lapisan kulit, melancarkan aliran darah, dan membantu menghilangkan panas.
  Efek utama
  1. Meredakan nyeri;
  2. Meningkatkan sirkulasi;
  3 . Mengurangi edema;
  4. Mempromosikan penyembuhan;
  5 . Mendukung jaringan lunak;
  6 . Relaksasi jaringan lunak;
  7 . Melatih jaringan lunak;
  8. Memperbaiki postur tubuh;
  9 . Memperbaiki pola gerakan yang salah.
  Kiat untuk digunakan
  Cobalah untuk mendapatkan bantuan dari praktisi kedokteran olahraga dan rehabilitasi untuk mengaplikasikan koyo atau memintanya untuk diaplikasikan di bawah pengawasan mereka.
  Sebelum mengaplikasikan koyo, area tersebut harus dibersihkan, dijaga pada suhu kamar dan kering, dan koyo intramuskular harus dioleskan langsung ke kulit.
  Koyo harus diaplikasikan dengan longgar dan kencang, selalu mengikuti arah otot yang cedera dan anatomi area tertentu.