1, berpartisipasi dalam lebih banyak olahraga: kontrol berat badan dalam kisaran standar dapat meningkatkan kualitas sperma. Penelitian telah menunjukkan bahwa pria yang kelebihan berat badan lebih mungkin menderita infertilitas. Lemak tubuh yang berlebihan dapat menyebabkan peningkatan suhu di selangkangan, yang dapat merusak pertumbuhan sperma. 2, berolahraga sedang: olahraga berat, seperti maraton dan bersepeda jarak jauh dapat meningkatkan suhu testis, yang pada gilirannya dapat menyebabkan kerusakan pada sperma. Saat bersepeda, saat Anda duduk di kursi mobil yang akan ditabrak dan lumpuh, akan membuat perlindungan testis yang lemah pada pembuluh darah kapsul luar dalam bahaya. Disarankan untuk mengenakan celana pendek yang empuk saat bersepeda dan memilih sepeda dengan peredam kejut yang baik. 3, berhenti merokok dan alkohol: merokok dan minum alkohol merupakan faktor terpenting dalam penurunan jumlah sperma, jadi sangat penting untuk berhenti merokok dan minum alkohol. 4, katakan tidak pada narkoba: karena narkotika untuk rekreasi juga memiliki dampak yang besar pada sperma, sabu-sabu ganja dapat berdampak serius pada kemampuan sperma, dan juga dapat bertahan lama. 5, infeksi kuman juga merupakan faktor penting dalam infertilitas pria, Anda dapat pergi ke rumah sakit untuk menerima tes yang berkaitan dengan mikoplasma, klamidia, dan prostat. 6, rilekskan pikiran Anda: terlalu banyak tekanan mental juga memiliki dampak negatif pada pertumbuhan sperma, temukan sesuatu untuk dilakukan yang membuat Anda rileks, seperti berjalan-jalan, mandi yang menyakitkan, dan menikmati seks semuanya bermanfaat. 7. Menaruh ponsel Anda di saku atas jaket: Hal ini mungkin terdengar aneh. Namun, para ahli kesuburan mengatakan bahwa radiasi yang dihasilkan ketika ponsel diletakkan di saku celana dapat merusak sperma, dan juga jangan menggunakan laptop di pangkuan Anda atau mengenakan celana yang sangat ketat. 8, makan lebih banyak sayuran hijau: Pakar nutrisi mengatakan bahwa nutrisi anti-penuaan, yang meliputi vitamin C, vitamin E, seng, dan selenium, semuanya berkontribusi pada pertumbuhan sperma yang sehat, dan nutrisi ini terutama terkandung dalam buah-buahan dan sayuran, terutama sayuran berdaun hijau dan kacang-kacangan. Demikian pula, penting untuk mengurangi makan daging merah dan lebih banyak makan ikan, seperti sarden, salmon, dan tuna, yang kaya akan asam lemak omega 3 yang penting untuk pertumbuhan sel sperma yang sehat. Selain itu, protein yang terkandung dalam ikan dapat menghancurkan hormon dibandingkan dengan daging merah. Kurangi konsumsi makanan yang tidak baik untuk sperma, seperti minuman manis seperti cola, minuman pedas dan acar, serta makanan yang diasap.