Bagaimana saya bisa mencegah depresi puting susu?

  1. Mulailah dengan bayi: Apabila seorang wanita dalam keluarga dekat, seperti ibu atau bibi, memiliki puting susu yang terbalik, ibu dapat dengan lembut mengangkat puting susu kecil ke arah luar setelah kelahiran bayi perempuan dengan kecenderungan genetik, 1 atau 2 kali sehari. Berhati-hatilah agar gerakannya lembut dan yang terbaik adalah meminta orang yang berpengalaman untuk melakukan ini. Dengan cara ini, puting susu bayi dapat dilihat sebagai kacang hijau atau potongan bulat kecil di atas kulit, dan kemungkinan inversi puting di masa depan akan sangat berkurang.  2, perhatikan pakaian: pakaian dalam yang dekat harus produk katun, dan sering berganti dan terpapar sinar matahari. Jika puting susu Anda merah atau pecah-pecah, pakaian dalam Anda harus dikukus dan didesinfeksi, dan Anda tidak boleh menggunakan bra terlalu dini di usia remaja Anda.  3. Cegah meremas: pakaian dalam dan bra harus sesuai, tidak terlalu ketat, dan untuk wanita dengan payudara yang lebih besar, lebih banyak perhatian harus diberikan pada kelonggaran payudara. Bagi anak perempuan yang memiliki kebiasaan berbaring, mereka harus dikoreksi pada waktunya untuk mencegah puting susu terjepit, agar tidak memperburuk tingkat invaginasi puting susu.  4. Pemeriksaan kesehatan secara teratur: untuk mencegah penyakit payudara, lekukan puting susu adalah sinyal yang menunjukkan penyakit payudara, mastitis, infeksi puting susu, karsinoma puting susu seperti eksim, kanker payudara dan penyakit lainnya.