Apakah peri-implantitis jauh?

Prevalensi peri-implantitis telah dilaporkan dalam literatur mencapai 29 persen. Bakteri yang ditemukan pada lesi peri-implan mirip dengan flora yang ditemukan pada lesi periodontitis. Banyak hal yang diketahui tentang struktur permukaan dan anatomi gigi asli, tetapi keragaman desain implan dan perawatan permukaan membuat perawatan peri-implantitis tidak dapat diprediksi dan bervariasi. Tidak ada konsensus internasional tentang perawatan peri-implantitis. Berbagai pilihan pengobatan tersedia, seperti tetrasiklin, laser karbon dioksida, dan pemurnian fotokatalitik. Faktor risiko: lokasi implan, terutama rahang atas. Riwayat periodontitis. Pasien laki-laki. Pasien yang merokok. Faktor-faktor lain seperti residu perekat, kontrol kebersihan mulut yang buruk, desain gigi tiruan. Cara mencegah: Tahap awal sering muncul sebagai mukositis peri-implan dengan tanda klinis oedema, kemerahan dan perdarahan pada pemeriksaan mukosa. Jika terdeteksi, maka diperlukan kombinasi debridemen mekanis, desinfeksi lokal, dan pengobatan antimikroba. Perawatan: Perawatan peri-implantitis biasanya melibatkan debridemen bedah pada jaringan granulasi yang meradang dan perawatan permukaan implan, dengan preferensi pribadi untuk perawatan laser.