1. Apa itu lensa keratoplasti? Lensa keratoplasti adalah lensa kontak kaku yang secara fisik dirancang untuk dikenakan pada permukaan kornea saat tidur, meratakan bagian tengah kornea melalui air mata untuk mencapai penglihatan yang lebih baik dan mengontrol pertumbuhan miopia secara alami. 2. Apa efek dan manfaat dari pemakaian lensa keratokonus? Memakai lensa keratoplasti memiliki dua manfaat utama: (1) Tidak perlu memakai kacamata apa pun di siang hari, penglihatan yang jelas pada mata telanjang dan efek bebas miopi. (2) Secara efektif dapat mengekang perkembangan miopia yang cepat, memperlambat pertumbuhan sumbu mata dan mengurangi kemungkinan fundopati miopia tinggi. 3.Siapa yang bisa memakai keratomileusis? (1) Usia 8 ~ 35 tahun (di atas 35 tahun juga bisa mencoba, tetapi mungkin ada ketidaknyamanan dalam membaca dekat). (2) Miopia kurang dari 600 derajat, astigmatisme kurang dari 200 derajat, rasio astigmatisme rabun lebih besar dari 2. (3) Kelengkungan kornea lebih besar dari 39D, kurang dari 46D. (4) Tekanan mata antara 11 ~ 21mmhg. (5) Mata yang sehat dan kebiasaan kebersihan yang baik. 4. Apakah ada efek samping dari pemakaian lensa keratokonus? Secara teoritis, masih ada komplikasi yang terkait dengan lensa kontak, seperti infeksi kornea, pelepasan punctal epitel, dan kongesti konjungtiva. Namun demikian, karena lensa ini terbuat dari bahan khusus yang dapat ditembus oksigen tinggi dan dipakai pada malam hari, kemungkinan komplikasi dapat diminimalkan jika praktik pemakaian ilmiah diikuti secara ketat. Mayoritas masalah bisa dipulihkan dengan menangguhkan pemakaian. 5. Berapa lama saya bisa memakai sepasang lensa keratoplasti? Dokter di luar negeri merekomendasikan penggantian tahunan, terkadang dilonggarkan menjadi 2 tahun di rumah sakit domestik tergantung pada situasinya, dengan pemeriksaan rutin dan pemantauan rutin, setelah 2 tahun lensa harus diganti terlepas dari apakah resepnya telah berubah.