Untuk mendorong perkembangan janin yang normal, nutrisi perlu ditingkatkan selama kehamilan. Karena kebutuhan nutrisi ibu hamil berbeda-beda pada berbagai tahap kehamilan, diet ilmiah dan rasional yang didasarkan pada kebutuhan nutrisi pada berbagai tahap kehamilan umumnya lebih kondusif untuk pertumbuhan janin yang sehat. Pedoman diet khusus adalah sebagai berikut: 1. Kehamilan Awal: Wanita hamil sering mengalami mual, muntah, anoreksia, dan reaksi awal kehamilan lainnya, yang dapat menyebabkan kekurangan makanan dan kekurangan gizi. Pada masa ini, penting untuk memastikan nutrisi yang cukup dengan makan dalam porsi kecil dan sering. Saat mengatur resep, perhatikan kualitas gizi makanan dan makan lebih banyak makanan yang kaya protein dan vitamin, seperti ikan, daging, telur, produk susu, produk kedelai, buah-buahan dan sayuran segar telur, rumput laut, udang, dadih kacang kering, dll.;? 3, kehamilan lanjut: janin tumbuh lebih cepat pada tahap ini, ditambah lagi ibu hamil harus mencadangkan energi yang cukup untuk persalinan dan menyusui pada akhir kehamilan. Selain memastikan bahwa protein, vitamin, gula, dan nutrisi lainnya ditambahkan, perhatian juga harus diberikan untuk meningkatkan jumlah zat besi, kalsium, seng, dan elemen lainnya. Oleh karena itu, makan lebih banyak hati babi, ikan, daging, kuning telur, nori, kulit udang kering, dan jamur hitam bermanfaat bagi wanita hamil dan janin, tetapi kontrol berat badan tetap diperlukan.