Insiden kanker paru-paru sangat tinggi. Pengetikan patologis, genotipe, dan stadium kanker paru-paru dapat membantu memutuskan rencana pengobatan selanjutnya. Pemeriksaan berikut harus dilakukan untuk memastikan diagnosis kanker paru: 1. Pemeriksaan CT dada; 2. Pemeriksaan serum penanda tumor; 3. Pemeriksaan patologis: seperti transbronkoskopi, pemeriksaan aspirasi paru perkutan, atau biopsi kelenjar getah bening untuk mendapatkan pengetikan patologis sesegera mungkin; 4. Genotipe: untuk kanker paru non-sel kecil, diperlukan genotipe; 5. Pemeriksaan seluruh tubuh lainnya, seperti pencitraan kepala dan perut serta pemindaian tulang, diperlukan untuk mengetahui kemungkinan metastasis kanker paru.